Sidon dipermalukan oleh laut
Yesaya 23:4
Pesan Ilahi tentang Tirus
“Malulah, hai Sidon, karena laut telah berbicara, benteng laut berkata, “Aku belum pernah merasakan sakit bersalin ataupun melahirkan; aku belum pernah membesarkan orang-orang muda, ataupun mengurus anak-anak dara.””Yesaya 23:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tahulah malu hai Sidon, sebab laut, benteng laut, berbicara, katanya: "Aku tidak pernah menggeliat sakit dan tidak melahirkan, aku tidak pernah membesarkan anak-anak teruna, dan tidak mengasuh anak-anak dara."”Yesaya 23:4 · TB
Terjemahan Baru
“Hai kota Sidon, kehormatanmu sudah hilang! Samudra yang dalam tidak mengakui engkau lagi, katanya, "Aku belum pernah beranak, belum pernah membesarkan anak laki-laki atau perempuan."”Yesaya 23:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Be thou ashamed, O Zidon: for the sea hath spoken, even the strength of the sea, saying, I travail not, nor bring forth children, neither do I nourish up young men, nor bring up virgins.”Yesaya 23:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 23:4?
Sidon, kota tetangga Tirus, dipermalukan karena laut (yang melambangkan kekuatan atau kerajaan) berbicara bahwa ia tidak pernah mengalami sakit bersalin atau membesarkan anak, artinya laut tidak bertanggung jawab atas kehancuran itu, tetapi Tirus sendiri yang jatuh.
Latar belakang
Laut berbicara, Sidon dipermalukan
Yesaya menyamakan kehancuran Tirus dengan rasa malu Sidon, kota saudara. Laut, yang selama ini menjadi sumber kekayaan mereka, kini seperti benteng yang berkata bahwa ia tidak pernah melahirkan anak-anak, artinya kehancuran Tirus tidak ada kaitannya dengan mereka.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan nubuat, berbicara tentang Sidon dan Tirus
Kapan
~700 SM
Periode kerajaan terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar di Yehuda, ~740-680 SM
Kepada
Penduduk Sidon
Kota pelabuhan Fenisia yang makmur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָם
yam · laut
laut, kumpulan air yang besar
אָמַר
amar · berkata
mengatakan, berbicara
מָעוֹז
ma'oz · benteng
perlindungan, tempat kuat, benteng
Laut yang tadinya menjadi sumber kekayaan kini menjadi saksi kehancuran, dan benteng yang kuat ternyata tidak bisa melindungi dari murka TUHAN.
Tahukah kamu
Sidon dan Tirus adalah kota kembar
Sidon adalah kota Fenisia tertua, dan Tirus sering disebut anaknya. Namun keduanya sering bersaing, dan kehancuran Tirus membawa dampak ekonomi besar ke Sidon.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 23:4
Yehezkiel 26:3
Laut sebagai alat hukuman
“Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku menjadi lawanmu, hai Tirus! Aku akan menyebabkan banyak bangsa bangkit melawan engkau, seperti laut melontarkan gelombang-gelombangnya.”
Wahyu 18:10
Kehancuran kota dagang
“Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya dan berkata: Celaka, celaka, engkau kota besar, Babel, kota yang kuat! Sebab dalam satu jam saja penghakimanmu telah tiba.”
Yesaya 23:1
Konteks langsung
“Pesan ilahi tentang Tirus: Merataplah, hai kapal-kapal Tarsis! Sebab, Tirus telah dihancurkan, tidak ada lagi rumah dan pelabuhan di sana. Dari negeri Siprus berita ini disampaikan kepada mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 23:4
✕ Sering dikira
Laut itu benar-benar berbicara seperti manusia.
✓ Yang sebenarnya
Ini personifikasi puitis, laut diumpamakan berkata, bukan kejadian harfiah.
✕ Sering dikira
Sidon akan dihancurkan seperti Tirus.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang rasa malu Sidon karena kehancuran Tirus, bukan kehancuran Sidon saat itu.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 23:4
Jangan menyalahkan orang lain atau keadaan atas kejatuhan kita. Ambillah tanggung jawab atas pilihan dan tindakan sendiri, dan mintalah hikmat Tuhan untuk memperbaiki diri.
Bapa, ampuni aku jika sering menyalahkan orang lain. Beri aku keberanian untuk mengakui kesalahan dan berubah. Amin.