Tuhan Melawan Tirus

Yehezkiel 26:3

Nubuat Melawan Tirus

PerikopNubuat Melawan Tirus · Yehezkiel 26:1-21 →
““Karena itu, beginilah firman Tuhan ALLAH, ‘Dengarlah, Aku melawanmu, hai Tirus, dan Aku akan mendatangkan banyak bangsa melawan kamu, seperti laut mendatangkan gelombang-gelombangnya.’””

Yehezkiel 26:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 26:3?

Tuhan menyatakan diri-Nya sebagai lawan Tirus dan akan mendatangkan banyak bangsa untuk menghancurkannya, seperti gelombang laut yang datang silih berganti.

Latar belakang

Pernyataan Perang

Tuhan menyatakan diri-Nya melawan Tirus. Seperti laut yang mendatangkan gelombang, banyak bangsa akan datang menyerang kota itu. Ini adalah respons atas kesombongan Tirus.

Di mana

Babel

Di tepi sungai Kebar

Kapan

~587 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem
Penghancuran Tirus
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berfirman melalui nabi

Y

Kepada

Yehezkiel

Nabi di pembuangan, imam

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עַל

al · melawan

terhadap, menentang

עָלָה

alah · mendatangkan

naik, muncul

רַב

rab · banyak

banyak, besar

Kata 'melawan' menunjukkan konfrontasi langsung. 'Mendatangkan' berarti Tuhan yang bertindak, dan 'banyak' menekankan skala serangan yang dahsyat.

Tahukah kamu

Gelombang Pasang

Metafora gelombang laut menggambarkan kekuatan yang tidak dapat dihentikan. Tirus yang berada di pantai akan mengalami serangan dari berbagai arah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 26:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 26:3

✕  Sering dikira

Tuhan hanya marah kepada Tirus secara pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menentang kesombongan Tirus sebagai representasi keangkuhan manusia.

✕  Sering dikira

Bangsa-bangsa itu datang tanpa kendali Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan yang mendatangkan mereka; mereka adalah alat penghukuman-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 26:3

Kesombongan dan kejahatan tidak luput dari perhatian Tuhan. Jika kita hidup dengan angkuh, kita harus siap menerima konsekuensi. Tetapi jika kita hidup rendah hati, Tuhan akan membela kita.

Ya Tuhan, jagalah hatiku dari kesombongan, dan buatlah aku selalu rendah hati di hadapan-Mu dan sesama. Amin.