Jatuhnya Bintang Fajar
Yesaya 14:13
Kebanggaan yang Jatuh
“Kamu berkata dalam hatimu, “Aku akan naik ke langit. Aku akan meninggikan takhtaku melebihi bintang-bintang Allah. Aku akan duduk di gunung pertemuan, di ujung sebelah utara.”Yesaya 14:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Yesaya 14.14–20 52”Yesaya 14:13 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau bertekad naik ke langit dan menempatkan takhtamu di atas bintang yang tertinggi! Kaupikir engkau dapat duduk sebagai raja di atas gunung sebelah utara, tempat dewa-dewa berkumpul.”Yesaya 14:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For thou hast said in thine heart, I will ascend into heaven, I will exalt my throne above the stars of God: I will sit also upon the mount of the congregation, in the sides of the north:”Yesaya 14:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 14:13?
Ayat ini menggambarkan keangkuhan Raja Babel yang ingin naik ke langit dan melebihi bintang-bintang Allah. Ini adalah simbol kesombongan manusia yang ingin menjadi seperti Tuhan, melampaui batas yang telah ditetapkan.
Latar belakang
Ambisi yang Menjadi Bumerang
Ayat ini mengutip perkataan Raja Babel dalam hatinya. Ia berniat naik ke langit dan meninggikan takhtanya mengatasi bintang-bintang Allah. Ini gambaran kesombongan yang berlebihan.
Di mana
Yerusalem
Dalam nyanyian ejekan terhadap Babel
Kapan
~700 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar, melayani ~60 tahun di Yehuda
Kepada
Raja Babel
Simbol kesombongan, meski tak disebut nama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַיִם
shamayim · langit
tempat tinggi, atmosfer
כִּסֵּא
kisse · takhta
kursi kekuasaan, pemerintahan
אֵל
El · Allah
Tuhan Yang Mahakuasa
Ketiga kata ini menekankan ambisi untuk merebut tempat Tuhan. Raja Babel ingin menggantikan Allah dengan kekuasaannya sendiri, sebuah pola yang berbahaya.
Tahukah kamu
Frasa 'Bintang Timur'
Frasa 'bintang timur' atau 'bintang fajar' dalam bahasa Latin adalah 'Lucifer', yang kemudian menjadi nama tradisional untuk iblis, padahal konteks aslinya merujuk pada raja Babel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 14:13
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 14:13
✕ Sering dikira
Ayat ini menceritakan jatuhnya Lucifer/iblis dari surga.
✓ Yang sebenarnya
Konteks langsungnya adalah nubuat tentang raja Babel yang sombong, bukan kejatuhan setan.
✕ Sering dikira
'Bintang-bintang Allah' berarti bintang-bintang di langit secara harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Dalam kebudayaan Timur Dekat kuno, bintang sering melambangkan dewa-dewa atau makhluk ilahi.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 14:13
Kita perlu waspada terhadap kesombongan dalam diri kita sendiri. Saat kita merasa mampu melakukan segalanya tanpa Tuhan, ingatlah bahwa tempat kita adalah di bawah otoritas-Nya.
Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan yang ingin menyamai Engkau; tanamkan dalam hatiku kerendahan hati untuk selalu tunduk pada kehendak-Mu. Amin.