Kesaksian yang sah

Ulangan 19:15-21

Para Saksi

Latar belakang

Saksi banyak, kebenaran pasti

Musa menetapkan bahwa satu saksi tidak cukup untuk menuduh seseorang; harus ada dua atau tiga saksi agar perkara ditegakkan.

Di mana

Dataran Moab

Di dataran Moab, di seberang sungai Yordan

Kapan

~1400 SM

Perjalanan ke Tanah Perjanjian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluar dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, pemberi hukum, ~120 tahun

O

Kepada

Orang Israel

Umat pilihan Tuhan, generasi yang akan masuk Kanaan

Arti tiap ayat

Penjelasan Ulangan 19:15-21 Ayat per Ayat

Ulangan 19:15

Ayat ini menetapkan bahwa kesaksian satu orang saja tidak cukup untuk menghukum seseorang. Diperlukan minimal dua atau tiga saksi untuk menegakkan suatu perkara. Ini adalah prinsip keadilan yang melindungi orang dari…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 19:16

Ayat ini membahas situasi ketika seseorang menjadi saksi untuk menjatuhkan orang lain dengan tuduhan palsu. Dalam konteks ini, orang yang dituduh dan penuduh harus berdiri di hadapan TUHAN, di depan para imam dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 19:17

Ayat ini menekankan bahwa ketika ada perselisihan, kedua pihak yang terlibat harus berdiri di hadapan TUHAN, di hadapan imam dan hakim yang berwenang. Ini berarti masalah harus diselesaikan secara terbuka dan melalui…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 19:18

Ayat ini memerintahkan para hakim untuk menyelidiki kasus dengan saksama. Jika ditemukan bahwa saksi itu dusta, maka ia harus dihukum sesuai dengan kejahatan yang ia tuduhkan kepada saudaranya. Ini menegaskan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 19:19

Ayat ini menunjukkan prinsip keadilan restoratif: saksi palsu harus menerima hukuman yang sama dengan yang ingin dia timpakan kepada orang lain. Ini menekankan bahwa keadilan harus menimpa pelaku kejahatan, bukan hanya…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 19:20

Ayat ini menegaskan tujuan dari hukuman: menjadi pelajaran bagi orang lain sehingga mereka takut berbuat jahat. Ini menunjukkan bahwa hukum bukan hanya untuk menghukum, tetapi juga untuk mencegah kejahatan dan menjaga…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 19:21

Ayat ini merupakan hukum 'lex talionis' (pembalasan setimpal), yang membatasi hukuman agar tidak berlebihan: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata. Ini bukan mendorong balas dendam, melainkan memastikan keadilan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Ulangan 19 selengkapnya