Kesaksian yang sah

Ulangan 19:15

Keadilan dan kebenaran

PerikopPara Saksi · Ulangan 19:15-21 →
“Seorang saksi saja tidak cukup mendakwa seseorang atas kesalahan atau dosa apa pun yang dilakukannya. Berdasarkan keterangan dua atau tiga orang saksi, barulah suatu perkara dapat ditentukan.”

Ulangan 19:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 19:15?

Ayat ini menetapkan bahwa kesaksian satu orang saja tidak cukup untuk menghukum seseorang. Diperlukan minimal dua atau tiga saksi untuk menegakkan suatu perkara. Ini adalah prinsip keadilan yang melindungi orang dari tuduhan palsu dan memastikan keputusan didasarkan pada bukti yang kuat.

Latar belakang

Saksi banyak, kebenaran pasti

Musa menetapkan bahwa satu saksi tidak cukup untuk menuduh seseorang; harus ada dua atau tiga saksi agar perkara ditegakkan.

Di mana

Dataran Moab

Di dataran Moab, di seberang sungai Yordan

Kapan

~1400 SM

Perjalanan ke Tanah Perjanjian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluar dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, pemberi hukum, ~120 tahun

O

Kepada

Orang Israel

Umat pilihan Tuhan, generasi yang akan masuk Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֵד

ed · saksi

orang yang memberikan kesaksian atau bukti

אֶחָד

echad · satu

satu, tunggal

דָּבָר

davar · perkara

perkara, kasus, perkataan

Keadilan tidak bergantung pada satu suara; kebenaran perlu dikuatkan oleh beberapa saksi yang dapat dipercaya.

Tahukah kamu

Saksi sebagai bukti

Dalam hukum kuno Timur Tengah, saksi adalah alat bukti utama. Tulisan dan dokumen jarang digunakan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 19:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 19:15

✕  Sering dikira

Peraturan ini tidak berlaku untuk kesaksian tentang Kristus.

✓  Yang sebenarnya

Ini tentang pengadilan manusia; kesaksian iman tetap butuh kejujuran.

✕  Sering dikira

Satu saksi tidak pernah bisa dipercaya.

✓  Yang sebenarnya

Satu saksi dapat dipertimbangkan dalam kasus tertentu, tetapi tidak cukup untuk menghukum.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 19:15

Saat kita mendengar tuduhan terhadap seseorang, jangan langsung percaya pada satu cerita saja. Kita perlu mendengarkan berbagai pihak dan memeriksa fakta. Ini bukan hanya untuk keadilan hukum, tetapi juga untuk menjaga hubungan kita—jangan menyebarkan fitnah berdasarkan satu sumber.

Tuhan, ajarlah kami untuk bersikap adil dalam menilai dan tidak mudah mempercayai tuduhan; berikan kami hikmat untuk mencari kebenaran. Amin.