Membebaskan Budak Ibrani
Ulangan 15:12-18
Bebaskanlah Para Budak
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Aturan Membebaskan Budak
Musa memberikan hukum tentang budak Ibrani: jika seorang saudara sebangsa menjual diri sebagai budak karena utang, ia harus dibebaskan pada tahun ketujuh. Ini adalah tindakan pembebasan yang mengingatkan bahwa Israel juga pernah dibebaskan dari perbudakan Mesir.
Di mana
Dataran Moab
Sebelum memasuki tanah Kanaan
Kapan
~1406 SM
Perjalanan di Padang Gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, pembawa hukum TUHAN
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan TUHAN yang sedang menuju tanah Kanaan
Arti tiap ayat
Penjelasan Ulangan 15:12-18 Ayat per Ayat
Ulangan 15:12
Ayat ini berbicara tentang pembebasan budak Ibrani setelah enam tahun bekerja. Ini mengajarkan prinsip keadilan dan pemulihan dalam hubungan kerja: masa kerja ada batasnya, dan ada saatnya melepaskan dengan hormat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ulangan 15:13
Saat membebaskan budak Ibrani pada tahun ketujuh, tuannya tidak boleh melepaskannya dengan tangan kosong. Ia harus memberi bekal dari ternak, gandum, dan anggur sebagai bentuk pengakuan bahwa Tuhan telah memberkati…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ulangan 15:14
Tuan harus memberi bekal kepada budak yang dibebaskan dari hasil ternak, gandum, dan anggur, sesuai dengan berkat Tuhan yang diterimanya. Ini berarti pemberian harus proporsional dengan kemampuan, bukan sekadar…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ulangan 15:15
Ayat ini mengingatkan bangsa Israel bahwa mereka pernah menjadi budak di Mesir dan Tuhan menebus mereka. Oleh karena itu, mereka harus membebaskan budak mereka dengan murah hati sebagai respons atas kasih dan kemurahan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ulangan 15:16
Jika seorang budak memilih untuk tetap tinggal bersama tuannya karena kasih dan kebaikan tuannya, maka tuannya harus menindik telinganya sebagai tanda perjanjian bahwa ia menjadi budak untuk selamanya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ulangan 15:17
Ayat ini menggambarkan tindakan menindik telinga budak di pintu sebagai simbol penyerahan diri secara sukarela. Tindakan ini mengikat budak untuk melayani tuannya seumur hidup dan menjadi tanda kesetiaan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ulangan 15:18
Tuan tidak boleh merasa berat membebaskan budaknya, karena selama enam tahun budak itu telah melayani dengan upah setengah dari buruh upahan. Tuhan akan memberkati segala yang dilakukan tuan karena ia membebaskan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →