Tanda Perjanjian Seumur Hidup

Ulangan 15:17

Tahun Pembebasan dan Kemurahan Hati

PerikopBebaskanlah Para Budak · Ulangan 15:12-18 →
“ambillah sebuah jarum penusuk dan tindiklah budakmu pada pintu sehingga dia menjadi budakmu untuk selamanya. Kamu harus melakukan hal yang sama pada budak perempuanmu.”

Ulangan 15:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 15:17?

Ayat ini menggambarkan tindakan menindik telinga budak di pintu sebagai simbol penyerahan diri secara sukarela. Tindakan ini mengikat budak untuk melayani tuannya seumur hidup dan menjadi tanda kesetiaan.

Latar belakang

Upacara di Depan Pintu

Jika budak memilih untuk tetap tinggal, tuannya harus membawanya ke pintu dan menindik telinganya dengan jarum penusuk. Ini adalah tanda bahwa ia menjadi budak untuk selamanya.

Di mana

Dataran Moab

Di seberang Sungai Yordan, sebelum masuk ke tanah perjanjian

Kapan

~1400 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Memasuki Kanaan
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun, sedang menyampaikan hukum Tuhan

O

Kepada

Orang Israel

Generasi baru yang akan masuk ke tanah Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַרְצֵעַ

martsea' · jarum penusuk

alat runcing dari logam, seperti penusuk atau bor

רָצַע

ratsa' · tindiklah

menusuk, melubangi

דֶּלֶת

delet · pintu

daun pintu atau gerbang

Tindikan di telinga pada pintu menunjukkan bahwa budak itu secara permanen terikat pada rumah tangga, dan ketaatannya didengar oleh semua orang.

Tahukah kamu

Arti Telinga yang Ditindik

Dalam budaya Timur Dekat kuno, menindik telinga melambangkan ketaatan dan perbudakan yang sah, seperti budak yang 'mendengar' perintah tuannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 15:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 15:17

✕  Sering dikira

Ayat ini mengizinkan tuan untuk menindik telinga budak tanpa persetujuan.

✓  Yang sebenarnya

Ini dilakukan atas permintaan budak itu sendiri, sebagai tanda sukarela.

✕  Sering dikira

Pintu yang dimaksud adalah pintu rumah atau kota.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya pintu rumah tuan atau pintu kemah, tempat umum untuk saksi.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 15:17

Telinga yang tertindik mengingatkan kita untuk mendengar dan taat. Dalam keseharian, mari kita memiliki sikap hati yang mau mendengar suara Tuhan dan menaati perintah-Nya, bahkan ketika itu berarti mengikat diri kita pada panggilan-Nya.

Ya Tuhan, bukalah telingaku untuk mendengar suara-Mu dan berikan aku hati yang rela untuk taat dan mengikuti kehendak-Mu seumur hidupku. Amin.