Hikmat yang Menyakitkan
Pengkhotbah 1:18
Hikmat dan Kesia-siaan
“Sebab, dengan banyak hikmat, ada banyak kesusahan, dan dia yang memperbanyak pengetahuan memperbanyak kesengsaraan.”Pengkhotbah 1:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“karena di dalam banyak hikmat ada banyak susah hati, dan siapa memperbanyak pengetahuan, memperbanyak kesedihan.”Pengkhotbah 1:18 · TB
Terjemahan Baru
“Sebab semakin banyak hikmat kita, semakin banyak pula kecemasan kita. Semakin banyak pengetahuan kita, semakin banyak pula kesusahan kita.”Pengkhotbah 1:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena semakin aku bertambah bijaksana, ternyata aku semakin kecewa. Dan semakin aku bertambah pengetahuan, ternyata aku semakin sengsara.”Pengkhotbah 1:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For in much wisdom is much grief: and he that increaseth knowledge increaseth sorrow.”Pengkhotbah 1:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 1:18?
Ayat ini menegaskan bahwa semakin banyak hikmat dan pengetahuan, semakin banyak pula kesusahan dan kesengsaraan. Semakin kita mengerti kompleksitas dunia, semakin kita menyadari betapa banyaknya masalah dan ketidaksempurnaan, yang membuat kita sedih.
Latar belakang
Semakin Tahu, Semakin Sedih
Pengkhotbah menyimpulkan bahwa semakin banyak hikmat, semakin banyak kesusahan. Pengetahuan yang bertambah justru memperbesar kesedihan, karena kita semakin sadar akan masalah dan ketidaksempurnaan dunia.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan
Kapan
~950 SM
Zaman Salomo
Yang berbicara
Pengkhotbah
Raja tua, penuh pengalaman
Kepada
Pembaca
Semua orang yang mencari makna
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כַּעַס
ka'as · kesusahan
kegusaran, kekecewaan, sakit hati
דַּעַת
da'at · pengetahuan
pengetahuan, pengertian
מַכְאוֹב
makh'ov · kesengsaraan
rasa sakit, penderitaan
Ka'as dan makh'ov bukan sekadar sedih, melainkan kekecewaan dan sakit yang dalam. Semakin banyak da'at, semakin kita menyadari hal-hal yang tidak bisa kita ubah, sehingga hati semakin terluka.
Tahukah kamu
Duka Pengetahuan
Ungkapan 'memperbanyak pengetahuan memperbanyak kesengsaraan' sering dikutip dalam filsafat dan sastra sebagai paradoks pengetahuan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 1:18
Pengkhotbah 1:14
Tugas menyulitkan
“Itulah tugas menyulitkan yang Allah berikan kepada anak-anak manusia untuk menyibukkan mereka.”
Pengkhotbah 12:12
Melelahkan
“Banyak buku tidak ada habisnya, dan belajar banyak melelahkan tubuh.”
Ayub 5:7
Manusia dan susah
“Manusia lahir untuk kesusahan, seperti bunga api terbang ke atas.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 1:18
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa hikmat itu buruk dan harus dihindari.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini bukan anti-hikmat, melainkan menunjukkan keterbatasan hikmat duniawi untuk memberi kepuasan.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa semakin banyak pengetahuan pasti semakin menderita.
✓ Yang sebenarnya
Ini peringatan bahwa pengetahuan tanpa kebijaksanaan Allah hanya menambah beban.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 1:18
Menambah pengetahuan memang bisa membawa kesedihan karena kita melihat banyaknya penderitaan. Namun, jangan menghindari pengetahuan; gunakanlah untuk melayani dan membawa perubahan. Biarkan kesedihan itu mengarahkan kita pada ketergantungan pada Tuhan.
Allah, saat pengetahuanku bertambah, jadikan aku lebih berbelas kasihan dan dekat kepada-Mu, bukan putus asa. Amin.