Mencari di Bawah Matahari
Pengkhotbah 1:17
Hikmat dan Kesia-siaan
“Aku menetapkan hatiku untuk mengetahui hikmat dan pengetahuan, kebodohan dan kebebalan. Aku mengerti bahwa ini pun usaha mengejar angin.”Pengkhotbah 1:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku telah membulatkan hatiku untuk memahami hikmat dan pengetahuan, kebodohan dan kebebalan. Tetapi aku menyadari bahwa hal inipun adalah usaha menjaring angin,”Pengkhotbah 1:17 · TB
Terjemahan Baru
“Maka aku bertekad untuk mengetahui perbedaan antara pengetahuan dan kebodohan, antara kebijaksanaan dan kedunguan. Tetapi ternyata aku ini seperti mengejar angin saja.”Pengkhotbah 1:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian aku memutuskan untuk mendalami segala sesuatu tentang cara hidup bijaksana dan cara hidup yang bodoh. Tetapi akhirnya aku menyadari bahwa penyelidikan itu juga sia-sia— sama seperti berusaha menjaring angin.”Pengkhotbah 1:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And I gave my heart to know wisdom, and to know madness and folly: I perceived that this also is vexation of spirit.”Pengkhotbah 1:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 1:17?
Pengkhotbah tidak hanya menyelidiki hikmat dan pengetahuan, tetapi juga kebodohan dan kebebalan. Ia ingin memahami seluruh spektrum kehidupan manusia. Namun, ia menyimpulkan bahwa hal ini juga seperti mengejar angin, artinya tidak memberikan kepuasan akhir.
Latar belakang
Usaha yang Sia-sia
Pengkhotbah memutuskan untuk menyelidiki hikmat dan pengetahuan, juga kebodohan dan kebebalan. Ia menemukan bahwa semua itu seperti usaha mengejar angin: tidak ada hasil yang bertahan.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan
Kapan
~950 SM
Zaman Salomo
Yang berbicara
Pengkhotbah
Raja tua, penuh pengalaman
Kepada
Pembaca
Semua orang yang mencari makna
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סִכְלוּת
sikhlut · kebodohan
kebodohan, kegilaan
הוֹלֵלוּת
holelut · kebebalan
kegilaan, ketololan
רְעוּת
re'ut · mengejar
menggembalakan, mengikuti, mengejar angin
Sikhlut dan holelut sering dipakai untuk menggambarkan kehidupan tanpa Allah. Pengejaran hikmat dan kebodohan sama-sama berakhir pada re'ut — sia-sia seperti angin, karena keduanya tidak memuaskan jika tanpa takut akan Allah.
Tahukah kamu
Mengejar Angin
Frasa 'mengejar angin' muncul 9 kali dalam kitab ini, menjadi gambaran kesia-siaan yang kuat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 1:17
Pengkhotbah 1:14
Tema utama
“Aku telah melihat semua yang dilakukan di bawah matahari, dan lihatlah, semuanya adalah kesia-siaan dan usaha mengejar angin.”
1 Korintus 3:19
Hikmat dunia
“Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah.”
Amsal 14:6
Sia-sia mencari
“Pencemooh mencari hikmat, tetapi sia-sia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 1:17
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa hikmat dan kebodohan sama saja.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini bukan menyamakan, melainkan menunjukkan keduanya sia-sia tanpa Tuhan.
✕ Sering dikira
Mengira mengejar angin berarti mencoba hal mustahil.
✓ Yang sebenarnya
Itu gambaran usaha yang melelahkan namun tidak membawa kepuasan abadi.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 1:17
Mencoba segala hal dalam hidup, baik yang positif maupun negatif, tidak akan mengenyangkan jiwa. Jangan takut untuk mengakui bahwa ada misteri yang hanya Allah yang tahu. Hiduplah dengan sederhana dan percaya pada rencana-Nya.
Ya Tuhan, lepaskan aku dari keinginan untuk mencoba segala hal demi mencari tahu. Beri aku damai dalam berserah kepada-Mu. Amin.