Yudas kembali membawa 30 keping perak

Matius 27:3-10

Yudas Bunuh Diri

Latar belakang

Penyesalan tanpa pertobatan

Yudas melihat bahwa Yesus benar-benar dihukum mati — mungkin ia tidak percaya hal ini akan terjadi. Penyesalannya nyata, tapi ia tidak mencari pengampunan; ia hanya ingin membatalkan transaksinya. Ironisnya, pengampunan tersedia — Petrus yang juga mengkhianati Yesus justru dipulihkan.

Di mana

Bait Allah, Yerusalem

Area dalam kompleks Bait Allah tempat imam-imam bertugas

Kapan

~30 M

Sengsara — saat bersamaan Yesus dibawa ke Pilatus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yesus dijatuhi hukuman Sanhedrin
Yudas mencampakkan uang dan pergi
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Matius (narator)

Murid Yesus, mantan pemungut cukai

P

Kepada

Pembaca Injil Matius

Komunitas Yahudi-Kristen abad pertama

Arti tiap ayat

Penjelasan Matius 27:3-10 Ayat per Ayat

Matius 27:3

Yudas, yang telah mengkhianati Yesus, menyesali perbuatannya setelah melihat Yesus dihukum. Dia mengembalikan tiga puluh keping perak kepada imam-imam kepala, mengakui bahwa dia telah berdosa dengan menyerahkan darah…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 27:4

Yudas mengaku telah berdosa dengan menyerahkan Yesus yang tidak bersalah, tetapi para imam kepala menolak bertanggung jawab, berkata 'Apa urusan kami? Itu urusanmu.' Mereka tidak mau peduli dengan beban moral Yudas,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 27:5

Yudas yang putus asa membuang uang perak itu di Bait Allah, lalu pergi dan menggantung diri. Ini adalah akhir tragis dari seseorang yang dikuasai oleh rasa bersalah dan keputusasaan, tanpa mencari pengampunan dari Allah.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 27:6

Para imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata tidak boleh dimasukkan ke dalam perbendaharaan karena itu adalah harga darah, sehingga mereka memutuskan untuk membeli tanah tukang periuk sebagai kuburan untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 27:7

Ayat ini menunjukkan bahwa para imam kepala menggunakan uang yang dikembalikan Yudas untuk membeli tanah tukang periuk sebagai tempat pemakaman bagi orang asing. Ini dilakukan karena mereka menganggap uang itu najis…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 27:8

Tanah yang dibeli dengan uang darah itu kemudian disebut 'Tanah Darah' (Hakal-Dama). Ini menjadi peringatan permanen tentang pengkhianatan dan kematian Yesus, sekaligus bukti penggenapan nubuat dan keseriusan dosa.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 27:9

Matius menegaskan bahwa peristiwa ini menggenapi nubuat (yang diatribusikan kepada Yeremia, namun sebenarnya berasal dari Zakharia 11:12-13). Tiga puluh keping perak adalah upah pengkhianatan, dan tanah tukang periuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 27:10

Ayat ini melanjutkan penggenapan nubuat: tanah itu dibeli sesuai dengan perintah Tuhan. Ini menunjukkan bahwa seluruh peristiwa ini, termasuk pengkhianatan Yudas, adalah bagian dari rencana ilahi untuk penebusan umat…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Matius 27 selengkapnya