Apa yang Allah satukan jangan dipisahkan manusia
Matius 19:6
Pernikahan, Anak-Anak, dan Orang Kaya
“Jadi, mereka bukan lagi dua, melainkan satu tubuh. Karena itu, apa yang sudah dipersatukan Allah, manusia tidak boleh memisahkannya.””Matius 19:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."”Matius 19:6 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi mereka bukan lagi dua orang, tetapi satu. Itu sebabnya apa yang sudah disatukan oleh Allah tidak boleh diceraikan oleh manusia."”Matius 19:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dengan demikian, di mata Allah suami-istri bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu suami-istri yang sudah dipersatukan Allah dalam pernikahan tidak boleh diceraikan oleh manusia.””Matius 19:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Wherefore they are no more twain, but one flesh. What therefore God hath joined together, let not man put asunder.”Matius 19:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 19:6?
Yesus menyimpulkan bahwa karena pernikahan adalah persatuan yang Allah kerjakan, manusia tidak boleh memisahkannya. Ini menegaskan bahwa perceraian bukanlah bagian dari rencana Allah. Pernikahan adalah ikatan suci yang harus dijaga dan dihormati.
Latar belakang
Kesimpulan keras tentang kesatuan pernikahan
Dengan dua kata — 'bukan dua lagi' — Yesus menegaskan bahwa pernikahan menciptakan identitas baru. Lalu kesimpulan pamungkasnya: pemisahan yang dilakukan manusia bertentangan dengan apa yang Allah satukan. Ini pernyataan teologis yang sangat kuat.
Di mana
Perea, seberang Yordan
Percakapan publik di tengah perjalanan
Kapan
~29-30 M
Perjalanan terakhir menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Galilea, memberikan kesimpulan tentang pernikahan
Kepada
Orang-orang Farisi
Kelompok keagamaan yang mencoba menjebak Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
οὐκέτι
bukan lagi · no longer
Status yang sudah berubah secara permanen — pernikahan menciptakan realitas baru yang tidak bisa dibatalkan begitu saja.
συνέζευξεν
dipersatukan · joined together
Dari kata 'kuk' (zeugos) — gambaran dua binatang yang diikat bersama untuk bekerja satu arah.
χωριζέτω
memisahkan · separate
Present imperative negatif — larangan aktif yang berlaku terus-menerus, bukan hanya satu kali.
Allah yang secara aktif mempersatukan, dan manusia dilarang secara aktif memisahkan — ada asimetri kekuasaan yang jelas di sini.
Tahukah kamu
Yesus berbicara soal Allah sebagai pihak aktif dalam pernikahan
Kata 'dipersatukan Allah' (synezeuxen ho Theos) secara harfiah berarti 'dijangkar bersama oleh Allah' — seperti kuda yang dipasangkan di satu kuk. Allah adalah yang mempersatukan, bukan hanya negara atau agama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 19:6
Roma 7:2
Kesatuan pernikahan yang bersifat permanen
“Seorang isteri terikat oleh hukum kepada suaminya selama suaminya itu hidup.”
Maleakhi 2:16
Allah secara eksplisit menyatakan sikap-Nya terhadap perceraian
“Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN.”
1 Korintus 7:10
Paulus meneruskan ajaran Yesus ini
“Kepada mereka yang telah menikah, aku — atau lebih tepat: bukan aku, tetapi Tuhan — perintahkan: seorang isteri tidak boleh menceraikan suaminya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 19:6
✕ Sering dikira
'Yesus melarang perceraian dalam segala situasi tanpa pengecualian'
✓ Yang sebenarnya
Yesus memberikan pengecualian dalam ayat 9 (kasus zina) — ini pernyataan umum tentang desain pernikahan.
✕ Sering dikira
'Allah hanya mempersatukan pasangan yang menikah di gereja'
✓ Yang sebenarnya
Yesus berbicara dari perspektif penciptaan — tanpa menyebut institusi keagamaan tertentu.
Renungan
Renungan Singkat Matius 19:6
Lihatlah pernikahan sebagai komitmen di hadapan Allah, bukan hanya perjanjian antara dua orang. Bergumullah untuk tetap setia dalam ikatan pernikahan, dan carilah pertolongan Allah saat menghadapi badai, daripada mencari jalan keluar yang mudah.
Tuhan yang mempersatukan, kuatkan pernikahan kami agar tetap kokoh dalam kasih dan kesetiaan, dan jauhkan dari keinginan untuk memisahkan apa yang telah Engkau satukan. Amin.