Tuhan membenci perceraian
Maleakhi 2:16
Peringatan kepada para imam dan umat
PerikopTeguran untuk Setia · Maleakhi 2:10-16 →““‘Sebab Aku membenci perceraian,’ TUHAN, Allah Israel, berfirman. ‘Dan, orang yang menutupi kekerasan dengan pakaiannya,’ TUHAN semesta alam berfirman. Oleh sebab itu, peliharalah rohmu dan jangan berkhianat!””Maleakhi 2:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel--juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!”Maleakhi 2:16 · TB
Terjemahan Baru
“"Aku benci perceraian," kata TUHAN Allah Israel. "Aku benci kalau salah seorang dari kamu berbuat sekejam itu terhadap istrinya. Maka jagalah dirimu dan jangan sekali-kali mengkhianati istrimu."”Maleakhi 2:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sebab TUHAN, Allah Israel, berkata, “Aku membenci perceraian!” Jika kamu menceraikan istrimu, kamu melakukan kekejaman terhadap dia yang seharusnya kamu lindungi. Maka jagalah hatimu agar kamu tidak berkhianat.”Maleakhi 2:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For the LORD, the God of Israel, saith that he hateth putting away: for one covereth violence with his garment, saith the LORD of hosts: therefore take heed to your spirit, that ye deal not treacherously.”Maleakhi 2:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 2:16?
Tuhan menyatakan bahwa Ia membenci perceraian dan juga membenci orang yang menutupi kekerasan dengan pakaian (atau kekejaman). Pernikahan adalah ikatan kudus yang tidak boleh diputuskan dengan sembarangan. Tuhan memanggil umat-Nya untuk menjaga hati dan hidup dengan setia.
Latar belakang
Tuhan menolak perceraian
Dengan tegas Tuhan menyatakan kebencian-Nya terhadap perceraian dan kekerasan yang ditutupi dengan pakaian. Umat diajak untuk menjaga diri dan tidak berkhianat terhadap istri masa muda mereka.
Di mana
Yerusalem
Di dalam Bait Suci, saat beribadah
Kapan
~430 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, sumber perjanjian dan hukum
Kepada
Umat Yehuda
Orang-orang yang hidup dalam ketidaksetiaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂנֵא
sane' · membenci
benci, merasa muak
שַׁלַּח
shalach · perceraian
mengirim pergi, menceraikan
חָמָס
khamas · kekerasan
kekejaman, ketidakadilan
Kata 'sane' (membenci) menunjukkan perasaan Allah yang kuat terhadap pengkhianatan, sedangkan 'shalach' (perceraian) dan 'khamas' (kekerasan) mengaitkan perceraian dengan ketidakadilan dan kekejaman, bukan sekadar keputusan pribadi.
Tahukah kamu
Konteks sosial
Pada zaman Maleakhi, perceraian sering terjadi karena pria menikah dengan wanita asing, dan hal ini dianggap merusak perjanjian Allah dengan umat-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 2:16
Matius 19:8
Yesus menegaskan tujuan awal
“Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan istrimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.”
Maleakhi 2:15
konteks langsung tentang kesetiaan
“Peliharalah rohmu dan jangan berkhianat terhadap istri masa mudamu!”
Amsal 21:14
kekerasan tersembunyi
“Hadiah yang diberikan dengan sembunyi-sembunyi memadamkan kemarahan, tetapi pemberian dalam pangkuan menahan geram.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 2:16
✕ Sering dikira
Allah membenci orang bercerai sehingga tidak boleh bercerai dalam kondisi apapun.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan membenci pengkhianatan dalam pernikahan, bukan orangnya; perceraian karena kekerasan atau perzinahan adalah konteks yang berbeda.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya untuk orang zaman dulu.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip kesetiaan dan keadilan dalam pernikahan tetap relevan, dan Yesus mengutipnya kembali dalam Matius 19.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 2:16
Perceraian menyakiti hati Tuhan dan merusak rencana-Nya bagi keluarga. Kita perlu berkomitmen untuk memperjuangkan pernikahan, bukan mencari jalan keluar yang mudah. Jauhkan segala bentuk kekerasan atau kekejaman dalam rumah tangga.
Tuhan, jauhkanlah aku dari pikiran untuk bercerai, dan penuhilah hatiku dengan kasih yang sabar dan setia, Amin.