Perintah tentang Minyak Zaitun

Imamat 24:1-9

Kaki Dian dan Roti Kudus

Latar belakang

Instruksi untuk Penerangan

TUHAN memberikan peraturan tentang minyak zaitun yang harus dibawa oleh umat Israel untuk menjaga lampu tetap menyala di Kemah Suci. Ini adalah bagian dari aturan ibadah yang diberikan kepada Musa di Gunung Sinai.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, dalam perjalanan menuju Kanaan

Kapan

~1445 SM

Perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis (Musa)

Pemimpin Israel, penulis Taurat

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat perjanjian Allah

Arti tiap ayat

Penjelasan Imamat 24:1-9 Ayat per Ayat

Imamat 24:1

Ayat ini menunjukkan bahwa TUHAN berbicara langsung kepada Musa, memberikan petunjuk tentang ibadah umat Israel. Ini menegaskan otoritas ilahi dan pentingnya kepatuhan terhadap perintah-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 24:2

Orang Israel diperintahkan untuk menyediakan minyak zaitun murni untuk lampu di Kemah Suci, yang melambangkan terang Tuhan yang terus menyala di tengah umat-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 24:3

Harun harus memastikan lampu menyala dari petang sampai pagi di hadapan Tuhan, sebagai tanda penyembahan yang terus-menerus dan ketaatan yang setia.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 24:4

Lampu-lampu itu harus diatur terus-menerus di atas kandil emas murni, melambangkan kehadiran Tuhan yang tak putus-putusnya di antara umat-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 24:5

Dua belas kue roti dibuat dari tepung halus, melambangkan dua belas suku Israel, sebagai persembahan syukur atas pemeliharaan Tuhan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 24:6

Kue-kue itu ditata dalam dua baris di atas meja emas di hadapan Tuhan, menunjukkan bahwa setiap suku memiliki tempat di hadapan-Nya secara teratur.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 24:7

Kemenyan murni di atas setiap baris roti berfungsi sebagai 'bagian pengingat' atau memorial, yang dibakar sebagai kurban bagi TUHAN. Ini melambangkan doa dan penyembahan yang naik kepada Allah, dan mengingatkan umat…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 24:8

Roti sajian ini harus ditata secara teratur setiap hari Sabat di hadapan TUHAN. Ini adalah perjanjian kekal bagi umat Israel, mengingatkan mereka akan pemeliharaan Allah yang terus-menerus dan hubungan perjanjian…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 24:9

Roti sajian ini menjadi bagian untuk Harun dan anak-anaknya, dan mereka harus memakannya di tempat kudus. Ini menunjukkan bahwa para imam dipelihara oleh Allah melalui persembahan umat, dan mereka harus menghormati…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Imamat 24 selengkapnya