Keputusan di Gerbang Kota

2 Raja-raja 7:4

Kota Terkepung, tetapi Tuhan Menyediakan

Jika kita berkata, ‘Kita akan masuk ke kota, sementara ada kelaparan di kota, kita akan mati di sana. Namun, jika kita tinggal di sini, kita juga akan mati. Sekarang, mari kita menyeberang ke perkemahan tentara Aram. Jika mereka membiarkan kita hidup, kita akan hidup, tetapi jika mereka membunuh kita, maka kita akan mati.”

2 Raja-raja 7:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 7:4?

Orang-orang kusta itu berpikir: jika mereka masuk kota, mereka akan mati karena kelaparan; jika tinggal di situ, mereka juga mati. Tetapi jika mereka menyeberang ke perkemahan Aram, ada harapan walau bisa mati. Mereka memilih untuk bertindak, karena apapun lebih baik daripada mati tanpa berbuat apa-apa.

Latar belakang

Dilema di Gerbang Kota

Kota Samaria dikepung dan dilanda kelaparan hebat. Empat orang kusta yang tinggal di luar gerbang menghadapi pilihan: masuk kota dan mati kelaparan, tetap tinggal dan mati, atau menyeberang ke perkemahan Aram—risikonya terbunuh atau mungkin hidup.

Di mana

Samaria

Di depan pintu gerbang kota, saat senja

Kapan

~850 SM

Zaman Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penyerangan Aram ke Samaria
Penjarahan perkemahan Aram
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang Kusta Pertama

Penderita kusta, hidup terbuang di luar gerbang, ∼30 tahun

T

Kepada

Tiga Orang Kusta Lainnya

Sesama penderita kusta, terpinggirkan dari masyarakat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָבַר

avar · menyeberang

berpindah dari satu tempat ke tempat lain, melintasi batas

אָמַר

amar · berkata

mengucapkan, menyatakan sesuatu dengan lisan

מוּת

mut · mati

berhenti hidup, mengalami kematian fisik

Kata 'menyeberang' menunjukkan tindakan iman yang berani—melintasi batas yang menakutkan. Mereka memilih bergerak daripada pasif menunggu kematian.

Tahukah kamu

Kusta = Terisolasi

Orang kusta pada zaman itu diharuskan tinggal di luar pemukiman dan meneriakkan 'Najis! Najis!' agar orang lain menjauh. Mereka adalah kelompok yang paling tidak mungkin menjadi pahlawan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 7:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 7:4

✕  Sering dikira

Mereka putus asa dan menyerah pada takdir.

✓  Yang sebenarnya

Mereka mengambil keputusan berani untuk bertindak, bukan menyerah.

✕  Sering dikira

Alkitab memuji sikap pesimis 'mati pun tidak apa-apa'.

✓  Yang sebenarnya

Mereka justru memilih harapan kecil daripada diam menunggu kematian.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 7:4

Kadang kita dihadapkan pada pilihan yang sama-sama berat, tetapi kita perlu berani mengambil risiko daripada menyerah pada keputusasaan. Jangan takut untuk melangkah ke arah yang tidak pasti, karena Tuhan bisa bekerja di tengah langkah iman kita.

Tuhan, pimpin setiap langkahku, dan beri aku kebijaksanaan saat menghadapi pilihan yang sulit, agar aku tidak tinggal diam. Amin.