Kota yang airnya buruk
2 Raja-raja 2:19
Elia Terangkat, Elisa Menerima Mantel
PerikopElisa Membuat Air Jernih · 2 Raja-raja 2:19-22 →“Penduduk kota berkata kepada Elisa, “Lihatlah sekarang! Lokasi kota ini baik seperti yang Tuanku lihat, tetapi airnya buruk dan tanah ini tidak subur.””2 Raja-raja 2:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkatalah penduduk kota itu kepada Elisa: "Cobalah lihat! Letaknya kota ini baik, seperti tuanku lihat, tetapi airnya tidak baik dan di negeri ini sering ada keguguran bayi."”2 Raja-raja 2:19 · TB
Terjemahan Baru
“Beberapa orang dari Yerikho datang kepada Elisa dan berkata, "Pak, seperti yang Bapak lihat sendiri, kota ini baik, tetapi airnya tidak baik dan menyebabkan wanita yang hamil, keguguran."”2 Raja-raja 2:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Penduduk kota Yeriko berkata kepada Elisa, “Tuan, letak kota ini baik, seperti yang Tuan lihat sendiri. Tetapi airnya buruk dan tanahnya tidak subur.””2 Raja-raja 2:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the men of the city said unto Elisha, Behold, I pray thee, the situation of this city is pleasant, as my lord seeth: but the water is naught, and the ground barren.”2 Raja-raja 2:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 2:19?
Penduduk Yerikho mengeluh kepada Elisa bahwa air kota itu buruk dan tanahnya tidak subur, padahal lokasi kota itu baik. Ini menunjukkan mereka butuh pertolongan Tuhan dan percaya Elisa dapat membantu.
Latar belakang
Keluhan warga tentang air
Penduduk Yerikho melaporkan bahwa lokasi kota mereka bagus, tetapi airnya buruk sehingga tanah tidak subur. Mereka meminta Elisa untuk bertindak.
Di mana
Yerikho
Di kota, dekat mata air
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penduduk kota Yerikho
Warga kota yang memohon pertolongan Elisa
Kepada
Elisa
Nabi penerus Elia, baru saja menerima jubah Elia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָעָה
ra'ah · buruk
berarti jahat, buruk, atau tidak bermanfaat; di sini menggambarkan air yang menyebabkan kegagalan panen dan kematian.
אֶרֶץ
erets · tanah
berarti bumi atau tanah; bisa merujuk pada negeri, tetapi di sini jelas berarti tanah pertanian.
שָׁכוֹל
shakol · tidak subur
berarti keguguran atau kehilangan anak; dipakai kiasan untuk tanah yang mandul atau tidak menghasilkan.
Kata 'tidak subur' (shakol) memakai istilah yang biasanya untuk keguguran, menunjukkan tanah yang 'keguguran' hasil panen—kerusakan air tidak hanya soal rasa, tetapi merusak kehidupan itu sendiri.
Tahukah kamu
Kota Yerikho yang bersejarah
Yerikho dikenal sebagai kota paling tua yang terus dihuni, dan mata airnya (Ain es-Sultan) masih ada hingga kini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 2:19
Keluaran 15:23
Air pahit
“Ketika mereka tiba di Mara, mereka tidak dapat minum air dari sana karena pahit rasanya.”
2 Raja-raja 4:41
Mujizat pemulihan
“Lalu Elisa berkata, 'Ambillah tepung dan lemparkan ke dalam kuali itu.'”
Yehezkiel 47:8
Air yang menyembuhkan
“Air ini mengalir ke wilayah timur dan turun ke Araba-Yordan, lalu bermuara di Laut Asin.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 2:19
✕ Sering dikira
Air di Yerikho selalu buruk sepanjang sejarah, tidak mungkin ada perubahan.
✓ Yang sebenarnya
Mujizat ini menunjukkan kuasa Tuhan memulihkan sumber daya alam; bukan sekadar mitos.
✕ Sering dikira
Elisa bertindak atas inisiatif sendiri tanpa otoritas dari Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Elisa menyatakan firman TUHAN dan menggunakan simbol garam sebagai tanda perjanjian.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 2:19
Jangan ragu membawa masalah yang tampak kecil atau besar kepada Tuhan. Dia peduli pada kebutuhan praktis kita, seperti air dan kesuburan tanah.
Tuhan, aku membawa semua masalahku kepada-Mu, baik yang kecil maupun besar, karena Engkau peduli dan sanggup menolong. Amin.