Kota yang airnya buruk
2 Raja-raja 2:19-22
Elisa Membuat Air Jernih
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Keluhan warga tentang air
Penduduk Yerikho melaporkan bahwa lokasi kota mereka bagus, tetapi airnya buruk sehingga tanah tidak subur. Mereka meminta Elisa untuk bertindak.
Di mana
Yerikho
Di kota, dekat mata air
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penduduk kota Yerikho
Warga kota yang memohon pertolongan Elisa
Kepada
Elisa
Nabi penerus Elia, baru saja menerima jubah Elia
Arti tiap ayat
Penjelasan 2 Raja-raja 2:19-22 Ayat per Ayat
2 Raja-raja 2:19
Penduduk Yerikho mengeluh kepada Elisa bahwa air kota itu buruk dan tanahnya tidak subur, padahal lokasi kota itu baik. Ini menunjukkan mereka butuh pertolongan Tuhan dan percaya Elisa dapat membantu.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Raja-raja 2:20
Elisa meminta sebuah mangkuk baru berisi garam, kemudian melemparkannya ke mata air. Tindakan ini melambangkan kuasa Tuhan untuk memulihkan dan menyucikan, dengan garam sebagai simbol perjanjian dan pemurnian.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Raja-raja 2:21
Elisa pergi ke mata air dan melemparkan garam ke dalamnya sambil menyampaikan firman Tuhan bahwa air itu akan disembuhkan. Ini menunjukkan otoritas Elisa sebagai nabi dan kuasa firman Tuhan untuk memulihkan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
2 Raja-raja 2:22
Air itu menjadi sembuh sesuai dengan firman yang Elisa sampaikan, dan tetap baik sampai hari ini. Ini menegaskan bahwa mukjizat Tuhan tidak hanya sesaat, tetapi bertahan dan berdampak jangka panjang.
Arti lengkap, studi kata & renungan →