Larangan Percaya pada TUHAN

2 Raja-raja 18:30

Hizkia Menghadapi Ancaman Asyur

Jangan biarkan Hizkia membuatmu percaya kepada TUHAN dengan berkata, ‘TUHAN pasti melepaskan kita, dan kota ini tidak akan diserahkan ke tangan raja Asyur.’

2 Raja-raja 18:30 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 18:30?

Rabsakih menyerang iman mereka dengan berkata bahwa Hizkia menipu mereka dengan janji bahwa TUHAN akan menyelamatkan mereka. Ia ingin meruntuhkan harapan mereka pada TUHAN.

Latar belakang

Jangan Percaya pada TUHAN

Rabsakih menyerang inti iman Israel: jangan biarkan Hizkia membuatmu percaya pada TUHAN, karena TUHAN tidak akan melepaskanmu. Ini penghujatan dan tantangan langsung pada kuasa Allah.

Di mana

Yerusalem

Di dekat tembok kota, tempat rakyat berkumpul

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sanherib mengepung Yerusalem
Hizkia berdoa dan TUHAN bertindak
Kamu di sini
R

Yang berbicara

Rabsakih

Juru bicara Asyur, ahli propaganda dan intimidasi.

R

Kepada

Rakyat Yerusalem

Penduduk kota yang ketakutan di balik tembok.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּטַח

batach · percaya

percaya, bersandar, merasa aman

נָצַל

natsal · pasti

menyelamatkan, membebaskan

נָתַן

natan · menyerahkan

memberikan, menyerahkan ke tangan

Kata-kata ini menekankan keyakinan Hizkia pada penyelamatan Allah versus keyakinan Rabsakih bahwa Allah tidak akan menyelamatkan. Rabsakih meragukan kuasa Tuhan.

Tahukah kamu

Tantangan pada Allah Israel

Rabsakih menyamakan TUHAN dengan ilah-ilah bangsa lain yang telah dikalahkan Asyur, merendahkan Allah Israel sebagai dewa lokal yang tak berdaya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 18:30

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 18:30

✕  Sering dikira

Rabsakih benar bahwa TUHAN tidak akan menyelamatkan.

✓  Yang sebenarnya

Sejarah membuktikan TUHAN menyelamatkan Yerusalem secara ajaib.

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan agar tidak percaya pada Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini adalah perkataan musuh yang keliru, bukan kebenaran Allah.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 18:30

Orang dunia sering meremehkan kuasa Tuhan. Tetaplah berpegang pada janji-Nya, karena Dia setia dan sanggup menolong kita.

Ya Tuhan, kuatkan iman kami agar tidak goyah oleh cemoohan orang. Amin.