Tawaran Damai dari Asyur
2 Raja-raja 18:31
Hizkia dan Ancaman Asyur
“Jangan dengarkan Hizkia,’ karena inilah perkataan raja Asyur, ‘Buatlah perjanjian damai denganku dan keluarlah menemuiku sehingga setiap orang dapat makan dari pohon anggur dan pohon aranya masing-masing, dan minum air dari masing-masing sumurnya.”2 Raja-raja 18:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Janganlah dengarkan Hizkia, sebab beginilah kata raja Asyur: Adakanlah perjanjian penyerahan dengan aku dan datanglah ke luar kepadaku, maka setiap orang dari padamu akan makan dari pohon anggurnya dan dari pohon aranya serta minum dari sumurnya,”2 Raja-raja 18:31 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan dengarkan Hizkia. Aku, raja Asyur menganjurkan supaya kamu keluar dari kota dan menyerah. Nanti kamu boleh makan buah anggur dari kebunmu sendiri, dan menikmati buah ara dari pohonmu sendiri, serta minum air dari sumurmu sendiri,”2 Raja-raja 18:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Itu tidak benar! Jangan percaya pada Hiskia. Raja Asyur berpesan:‘Menyerahlah kepada saya dengan damai. Maka setiap orang boleh tetap hidup dan menikmati hasil kebun anggur, pohon ara, dan air sumurnya masing-masing”2 Raja-raja 18:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Hearken not to Hezekiah: for thus saith the king of Assyria, Make an agreement with me by a present, and come out to me, and then eat ye every man of his own vine, and every one of his fig tree, and drink ye every one the waters of his cistern:”2 Raja-raja 18:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 18:31?
Rabsakih, jurubicara Asyur, menawarkan keselamatan dengan syarat menyerah. Ia menjanjikan kehidupan yang layak, makan dari pohon anggur dan minum dari sumur sendiri, jika mereka berdamai dengannya. Ini adalah tawaran yang menggoda untuk meninggalkan iman kepada TUHAN.
Latar belakang
Propaganda Asyur
Rabsakih memanfaatkan situasi genting untuk membujuk rakyat agar menyerah. Dia menjanjikan kehidupan normal di bawah kekuasaan Asyur, dengan ilusi bahwa mereka akan tetap bisa menikmati hasil kebun dan sumber air.
Di mana
Yerusalem
Di dekat saluran kolam atas, di jalan raya Padang Penatu
Kapan
~701 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Rabsakih
Utusan Asyur, orator ulung
Kepada
Rakyat Yerusalem
Warga kota yang ketakutan di balik tembok
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלוֹם
shalom · damai
keutuhan, kesejahteraan, perdamaian
יָצָא
yatsa · keluar
pergi keluar, keluar dari kota
אָכַל
akal · makan
memakan, mengonsumsi
Kata shalom menunjukkan tawaran damai yang tampak baik, tetapi syaratnya adalah keluar dari kota dan tunduk. Ini mengingatkan bahwa damai sejati tidak datang dari kompromi dengan musuh, melainkan dari Allah.
Tahukah kamu
Negeri yang Dijanjikan
Rabsakih melukiskan negeri yang akan mereka datangi serupa dengan negeri mereka sendiri, padahal itu berarti pembuangan ke tempat yang jauh, seperti yang kemudian terjadi pada kerajaan Israel utara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 18:31
2 Raja-raja 18:32
lanjutan tawaran
“Sampai aku datang dan membawamu ke suatu negeri seperti negerimu sendiri…”
Yesaya 36:16
paralel peristiwa
“Jangan dengarkan Hizkia, sebab beginilah kata raja Asyur: Berdamailah dengan aku…”
Ulangan 8:7-8
negeri berkelimpahan
“Sebab TUHAN, Allahmu, membawa engkau masuk ke negeri yang baik, suatu negeri dengan sungai dan mata air…”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 18:31
✕ Sering dikira
Rabsakih menawarkan perjanjian damai yang adil.
✓ Yang sebenarnya
Dia meminta mereka menyerah tanpa syarat, bukan perjanjian yang setara.
✕ Sering dikira
Rakyat boleh makan dan minum dari hasil kebun mereka sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Mereka harus menyerah duluan; tawaran ini hanya untuk melemahkan perlawanan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 18:31
Tawaran dunia sering kali tampak menarik dan aman, tetapi sering kali menuntut kita untuk berkompromi dengan iman. Sadarilah bahwa jaminan yang benar hanya dari Tuhan, bukan dari janji-janji yang tampak nyaman.
Tuhan, berilah kami hikmat untuk mengenali rayuan dunia dan teguh berpegang pada janji-Mu. Amin.