Paulus mulai menghadapi perpecahan yang nyata di gereja

1 Korintus 1:10-17

Perpecahan dalam Jemaat

Latar belakang

Poin balik—dari teori ke masalah praktis yang nyata

'Sekarang, aku menasihatimu' menandai transisi penting. Paulus beralih dari pengenalan anugerah (ayat 4-9) ke pengajaran praktis tentang masalah yang sebenarnya. Masalahnya sederhana tetapi mendalam: orang-orang tidak mengatakan hal yang sama. Tidak ada kesatuan dalam 'pikiran yang sama dan pendapat yang sama.' Dalam konteks Yunani, 'mengatakan hal yang sama' adalah kunci untuk kesatuan komunitas—tidak hanya sepakat dalam doktrin, tetapi dalam pendekatan dan perspektif bersama.

Di mana

Korintus

Kota terkenal dengan perselisihan filosofis dan politik; pola ini sudah merasuk ke gereja

Kapan

~53 M

Transisi dari teologi dasar ke masalah-masalah praktikal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Paulus telah menetapkan fondasi teologis tentang kesetiaan Allah
Paulus akan menjelaskan detail-detail perpecahan yang terjadi
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang sangat prihatin dengan divisivitas internal

J

Kepada

Jemaat Korintus yang terbagi

Mereka yang sudah mulai membentuk kelompok-kelompok terpisah

Arti tiap ayat

Penjelasan 1 Korintus 1:10-17 Ayat per Ayat

1 Korintus 1:10

Paulus menasihati jemaat agar sehati sepikir, tidak ada perpecahan, dan bersatu dalam tujuan yang sama. Ini adalah panggilan untuk mengesampingkan perbedaan dan fokus pada Kristus sebagai dasar kesatuan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Korintus 1:11

Paulus mendapat laporan dari keluarga Kloe bahwa ada pertengkaran di antara jemaat Korintus. Ini mengindikasikan adanya masalah nyata yang harus segera diatasi, dan Paulus tidak menutup mata terhadap masalah tersebut.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Korintus 1:12

Paulus menunjukkan masalah utamanya: jemaat terpecah karena mengklaim tokoh tertentu, seperti Paulus, Apolos, Kefas, atau Kristus. Ini mencerminkan sikap mengelompokkan diri yang salah dan mengalihkan fokus dari…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Korintus 1:13

Ayat ini menegaskan bahwa Kristus tidak terbagi-bagi. Paulus mempertanyakan apakah ia atau pemimpin lain yang disalibkan untuk mereka, dan apakah mereka dibaptis dalam nama Paulus. Jawabannya jelas: hanya Kristus yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Korintus 1:14

Paulus bersyukur karena ia tidak membaptis banyak orang di Korintus, kecuali Krispus dan Gayus. Ini untuk menghindari kesan bahwa baptisan dilakukan dalam namanya, yang bisa menimbulkan pengelompokan atau kesombongan.…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Korintus 1:15

Paulus menjelaskan bahwa ia bersyukur tidak membaptis banyak orang, supaya tidak ada yang mengklaim bahwa mereka dibaptis dalam namanya. Ini menunjukkan kepedulian Paulus agar jemaat tidak terikat pada dirinya,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Korintus 1:16

Paulus menyebut bahwa ia juga membaptis keluarga Stefanus, tetapi tidak ingat apakah ada yang lain. Ini menunjukkan bahwa tugas utamanya bukan membaptis, melainkan memberitakan Injil. Baptisan biasanya dilakukan oleh…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

1 Korintus 1:17

Paulus menegaskan bahwa Kristus mengutusnya bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil. Tujuannya bukan dengan hikmat kata-kata yang memikat, supaya salib Kristus tidak kehilangan kuasanya. Injil harus…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca 1 Korintus 1 selengkapnya