Yesus menghibur hati yang gundah
Yohanes 14:1-14
Yesus Menghibur Murid-Murid-Nya
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Jangan panik — percaya saja
Suasana malam itu sangat tegang. Yudas baru pergi, Petrus baru diberitahu dia akan menyangkal, dan Yesus tiba-tiba bilang akan meninggalkan mereka. Para murid panik. Kalimat pembuka pasal 14 ini adalah respons Yesus terhadap kepanikan itu — bukan ceramah, tapi penghiburan langsung. 'Jangan gelisah' bukan perintah keras tapi ajakan lembut: percaya saja, kepada Allah dan kepada-Ku.
Di mana
Yerusalem — ruang atas
Ruang makan pribadi saat Perjamuan Malam Terakhir, malam sebelum Paskah
Kapan
~30 M
Malam terakhir sebelum penyaliban
Yang berbicara
Yesus
Guru dan Mesias yang malam itu akan ditangkap
Kepada
Sebelas murid
Para murid yang baru kehilangan Yudas dan ketakutan
Arti tiap ayat
Penjelasan Yohanes 14:1-14 Ayat per Ayat
Yohanes 14:1
Yesus menenangkan murid-murid-Nya yang gelisah. Mereka diminta untuk percaya kepada Allah dan juga kepada Yesus. Ini menunjukkan bahwa iman kepada Yesus adalah jalan untuk mempercayai Allah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:2
Yesus mengatakan bahwa di rumah Bapa ada banyak tempat tinggal, dan Ia pergi untuk menyediakan tempat bagi kita. Ini berbicara tentang kepastian kehidupan kekal bagi orang percaya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:3
Yesus berjanji akan datang kembali dan membawa kita kepada-Nya, sehingga kita akan bersama-sama dengan Dia selamanya. Ini adalah janji kedatangan-Nya yang kedua kali.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:4
Yesus menyatakan bahwa murid-murid tahu jalan ke tempat Ia pergi. Ini mengarah pada pernyataan berikutnya bahwa Yesus sendiri adalah jalan, kebenaran, dan hidup.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:5
Tomas bertanya dengan jujur bahwa ia tidak tahu ke mana Yesus pergi, sehingga ia juga tidak tahu jalannya. Ini menunjukkan kebingungan murid-murid saat itu.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:6
Yesus dengan tegas menyatakan bahwa Ia adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Tidak ada seorang pun datang kepada Bapa kecuali melalui Dia. Ini adalah inti dari iman Kristen.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:7
Yesus menegaskan bahwa mengenal dan melihat Yesus berarti mengenal dan melihat Bapa. Ini menunjukkan keesaan Yesus dengan Bapa, sehingga hubungan dengan Yesus adalah hubungan dengan Allah sendiri.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:8
Filipus meminta Yesus menunjukkan Bapa secara fisik. Ia ingin bukti yang terlihat, sama seperti kita sering ingin melihat Allah secara langsung. Yesus akan menjawab bahwa Ia sendiri adalah perwujudan Bapa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:9
Yesus menegur Filipus dengan lembut: setelah lama bersama Yesus, Filipus belum juga mengerti bahwa melihat Yesus berarti melihat Bapa. Ini menegaskan bahwa Yesus adalah wahyu Allah yang sempurna.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:10
Yesus menjelaskan hubungan-Nya dengan Bapa: Ia dalam Bapa dan Bapa dalam Dia. Perkataan dan pekerjaan Yesus berasal dari Bapa yang diam di dalam Dia, menunjukkan kesatuan yang sempurna.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:11
Yesus mengajak murid-murid untuk percaya pada kesatuan-Nya dengan Bapa, baik karena perkataan-Nya maupun karena mujizat yang Ia lakukan. Pekerjaan Yesus adalah bukti bahwa Ia berasal dari Bapa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:12
Yesus menjanjikan bahwa orang percaya akan melakukan pekerjaan yang sama bahkan lebih besar daripada yang Yesus lakukan, karena Ia pergi kepada Bapa dan akan mengirim Roh Kudus. Ini berbicara tentang perluasan Injil…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:13
Yesus menjanjikan bahwa apa pun yang kita minta dalam nama-Nya, Dia akan melakukannya, supaya Bapa dimuliakan melalui Anak. Ini menekankan kuasa doa yang sesuai dengan kehendak dan otoritas Yesus.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 14:14
Yesus mengulangi janji-Nya: jika kita meminta sesuatu dalam nama-Nya, Dia akan melakukannya. Ini menunjukkan kasih dan kemurahan-Nya yang siap merespons permintaan umat-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →