Pengepungan yang Menjijikkan
Ulangan 28:53
Berkat dan Kutukan: Perjanjian di Dataran Moab
PerikopKutukan dari Musuh Bangsa · Ulangan 28:49-68 →“Kamu akan memakan dari buah kandunganmu sendiri, daging dari anakmu laki-laki dan perempuan yang telah diberikan oleh TUHAN, Allahmu, kepadamu, dalam pengepungan dan kesusahan oleh musuhmu.”Ulangan 28:53 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan engkau akan memakan buah kandunganmu, yakni daging anak- anakmu lelaki dan anak-anakmu perempuan yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, --dalam keadaan susah dan sulit yang ditimbulkan musuhmu kepadamu. Ulangan 28.54–57 149”Ulangan 28:53 · TB
Terjemahan Baru
“Sementara musuh-musuhmu mengepung kota-kotamu, kamu akan putus asa karena kelaparan, sehingga kamu memakan anak-anakmu sendiri, anak-anak yang dianugerahkan TUHAN Allahmu kepadamu.”Ulangan 28:53 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Selama kotamu dikepung, kalian akan merasa begitu sengsara dan kehabisan makanan, sampai kalian memakan anak-anakmu, darah dagingmu sendiri yang diberikan TUHAN kepadamu. Kalian akan sangat kelaparan, sehingga laki-laki yang paling lembut dan peka di antara kalian pun tega memakan daging anaknya sendiri. Bahkan dia tidak akan mau membagi sedikit pun daging itu kepada saudaranya, istrinya yang sangat dicintainya, dan satu-satunya anak yang masih hidup.”Ulangan 28:53 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And thou shalt eat the fruit of thine own body, the flesh of thy sons and of thy daughters, which the LORD thy God hath given thee, in the siege, and in the straitness, wherewith thine enemies shall distress thee:”Ulangan 28:53 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 28:53?
Dalam pengepungan yang hebat, orang Israel akan sangat kelaparan sampai memakan daging anak-anak mereka sendiri. Ini adalah gambaran paling mengerikan dari akibat dosa dan ketidaktaatan, yang membalikkan naluri orang tua.
Latar belakang
Kengerian Kelaparan
Dalam pengepungan yang hebat, kelaparan menjadi begitu parah sehingga orang-orang akan memakan anak-anak mereka sendiri. Ini adalah gambaran yang sangat ekstrem tentang penderitaan yang luar biasa, yang memiliki kemiripan dengan tragedi yang pernah terjadi di Israel kuno.
Di mana
Dataran Moab
Di seberang Sungai Yordan, di padang gurun
Kapan
~1400 SM
Sebelum memasuki Kanaan
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel yang sudah tua, berbicara di depan seluruh bangsa.
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Tuhan, sedang bersiap memasuki Tanah Perjanjian.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָכַל
akhal · memakan
Makan, menikmati, menghabiskan
פְּרִי
pri · buah
Buah, hasil, keturunan
מָצוֹר
matsor · pengepungan
Pengepungan, kesesakan
Kata 'memakan' dipakai untuk 'memakan anak', dan 'buah' merujuk pada anak sebagai hasil tubuh. Ini menunjukkan pembalikan yang mengerikan dari berkat kesuburan—umat yang seharusnya memberkati malah menjadi kanibal.
Tahukah kamu
Kenyataan Sejarah
Peristiwa ini benar-benar dialami oleh bangsa Israel dalam pengepungan Yerusalem oleh Babel dan Roma, seperti yang dicatat dalam kitab Ratapan dan sejarawan Josephus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 28:53
Ratapan 2:20
Realitas yang digenapi
“Perhatikanlah, TUHAN, lihatlah, kepada siapa Engkau berbuat begini? Masakan perempuan-perempuan memakan buah kandungannya, anak-anak yang dipelihara dengan tangan sendiri?”
2 Raja-raja 6:28-29
Contoh dalam pengepungan Samaria
“Perempuan ini berkata: 'Berikanlah anakmu, supaya kita makan dia hari ini, lalu besok kita makan anakku.'”
Ulangan 28:57
Kelanjutan kutukan
“ari-ari yang keluar dari antara kaki dan anak-anak yang dilahirkannya, karena dia akan memakannya...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 28:53
✕ Sering dikira
Ini hanya bahasa yang berlebihan, bukan kenyataan.
✓ Yang sebenarnya
Ini benar-benar terjadi dalam sejarah; bukan hanya metafora.
✕ Sering dikira
Jika ini terjadi, itu karena Allah sangat kejam.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah konsekuensi yang menyakitkan dari dosa yang dipilih sendiri, bukan kesewenang-wenangan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 28:53
Ayat ini mengingatkan betapa mengerikannya dosa yang dibiarkan. Dosa tidak hanya menghancurkan hubungan kita dengan Tuhan, tetapi juga merusak hal-hal yang paling suci. Mari serius untuk menjauh dari dosa.
Tuhan, jauhkanlah aku dan keluargaku dari segala dosa yang dapat membawa kehancuran yang begitu mengerikan. Amin.