Api padam tanpa kayu
Amsal 26:20
Orang Bodoh, Pemalas, dan Lidah
“Apabila kayu habis, api menjadi padam; apabila pemfitnah tidak ada, pertengkaran mereda.”Amsal 26:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bila kayu habis, padamlah api; bila pemfitnah tak ada, redalah pertengkaran.”Amsal 26:20 · TB
Terjemahan Baru
“Jika kayu telah habis, padamlah api; jika si bocor mulut sudah tiada, pertengkaran pun berhenti.”Amsal 26:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Api akan padam ketika kayu bakar habis, begitulah pertengkaran akan berhenti ketika tidak ada lagi yang bergosip.”Amsal 26:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Where no wood is, there the fire goeth out: so where there is no talebearer, the strife ceaseth.”Amsal 26:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 26:20?
Seperti api padam saat kayu habis, begitu juga pertengkaran akan mereda jika tidak ada orang yang memfitnah atau mengadu domba. Fitnah adalah bahan bakar yang membuat konflik terus menyala. Jika kita ingin damai, kita harus berhenti menyebarkan cerita negatif tentang orang lain.
Latar belakang
Menghentikan pertengkaran
Amsal ini memakai gambaran api yang membutuhkan kayu untuk terus menyala. Demikian pula pertengkaran 'menyala' karena kehadiran pemfitnah atau pengadu domba. Jika tidak ada bahan bakarnya—pemfitnah itu—maka pertengkaran otomatis mereda. Ini menyoroti peran pemfitnah dalam memicu konflik.
Di mana
Yerusalem
Lingkungan rumah, meja makan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Penulis Amsal (tradisi Salomo)
Raja bijaksana Israel, ~970 SM
Kepada
Anak-anak didik / generasi muda
Belajar hidup berhikmat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֵצִים
etsim · kayu
kayu-kayu (sebagai bahan bakar)
כָּבָה
kavah · padam
padam, berhenti menyala, atau dipadamkan
נִרְגָּן
nirgan · pemfitnah
pengadu, pencemooh, atau orang yang suka bergosip
Api membutuhkan bahan bakar; pertengkaran membutuhkan pemfitnah. Jika kita ingin meredakan konflik, langkah pertama adalah menghentikan gosip dan fitnah—itu cara yang efektif.
Tahukah kamu
Pemfitnah dalam bahasa Ibrani
Kata Ibrani untuk 'pemfitnah' di ayat ini adalah 'nirgan' (נִרְגָּן), yang akar katanya berarti 'menggerutu' atau 'bergosip'. Kata ini dipakai khusus untuk orang yang suka mengadu domba dan menyebarkan fitnah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 26:20
Amsal 22:10
usir pencemooh
“Usirlah si pencemooh, maka pertengkaran pun pergi, perselisihan dan penghinaan akan berhenti.”
Roma 1:29-30
daftar pemfitnah
“penuh dengan segala macam kejahatan... mereka adalah pemfitnah, pembenci Allah...”
Yakobus 3:5
kekuatan lidah
“Demikian juga lidah, walaupun kecil, tetapi memegahkan hal-hal yang besar. Lihatlah, betapa kecilnya api yang membakar hutan yang besar!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 26:20
✕ Sering dikira
Menganggap kita harus diam saja ketika ada konflik, padahal itu tidak menyelesaikan akar masalah.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini fokus pada berhenti bergosip atau memfitnah, bukan menghindari konflik yang perlu diselesaikan.
✕ Sering dikira
Mengira hanya pemfitnah profesional yang bisa menyebabkan pertengkaran, padahal setiap orang bisa menjadi 'pemfitnah' lewat gosip ringan.
✓ Yang sebenarnya
Kata 'pemfitnah' mencakup semua orang yang suka mengadu domba, termasuk lewat gosip yang tampak sepele.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 26:20
Sebelum menyampaikan sesuatu tentang orang lain, tanyakan pada diri sendiri: apakah ini perlu dan membangun? Berhentilah menjadi bagian dari masalah, dan mulailah menjadi pembawa damai.
Ya Tuhan, kendalikan lidahku agar tidak menjadi sumber fitnah yang menyalakan pertengkaran. Amin.