Batu Sandungan bagi Israel

Yesaya 8:14

Allah Menjadi Batu Sandungan

Kemudian, Dia akan menjadi tempat kudus, tetapi menjadi batu sandungan dan batu yang menjatuhkan bagi kedua keluarga Israel; menjadi perangkap dan jerat bagi penghuni Yerusalem.

Yesaya 8:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 8:14?

Ayat ini menyatakan bahwa Tuhan akan menjadi tempat kudus bagi orang yang percaya, tetapi bagi yang tidak percaya, Dia menjadi batu sandungan yang membuat mereka jatuh. Ini menunjukkan dua respons yang berbeda terhadap Tuhan: keselamatan atau kehancuran.

Latar belakang

Dua Sisi Allah yang Sama

Allah yang sama menjadi tempat perlindungan bagi yang percaya, tetapi menjadi batu sandungan bagi yang menolak-Nya. Khususnya 'kedua keluarga Israel' (kerajaan utara dan selatan) akan tersandung karena mereka tidak mau bersandar pada Allah.

Di mana

Yerusalem

Nubuat, di tengah ancaman Asyur

Kapan

~735 SM

Periode Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Aram-Israel
Serangan Asyur
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah, ~740 SM, tegas menyampaikan

P

Kepada

Pembaca

Orang yang mencari keamanan politik

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מקדש

miqdash · tempat kudus

tempat yang dikuduskan, tempat perlindungan

נגף

negef · sandungan

pukulan atau benturan yang menyebabkan jatuh

כשל

kashal · menjatuhkan

tersandung atau gagal berdiri

Ketiga kata ini menunjukkan ironi: yang dimaksudkan sebagai perlindungan (miqdash) justru menjadi penyebab kejatuhan (negef) bagi yang tidak taat. Allah tidak berubah, tetapi respons manusia menentukan apakah Dia menjadi benteng atau batu sandungan.

Tahukah kamu

Batu Sandungan dalam Alkitab

Istilah Ibrani untuk 'batu sandungan' (even negef) digunakan di banyak tempat untuk menggambarkan bagaimana orang bisa tersandung secara rohani, bukan hanya secara fisik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 8:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 8:14

✕  Sering dikira

Mengira Allah sengaja menjebak manusia agar jatuh.

✓  Yang sebenarnya

Justru karena manusia menolak-Nya, Dia menjadi batu sandungan, bukan karena Allah ingin menjatuhkan.

✕  Sering dikira

Mengira 'tempat kudus' hanya berlaku untuk bait suci di Yerusalem.

✓  Yang sebenarnya

Di sini maksudnya Allah sendiri menjadi tempat perlindungan bagi umat-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 8:14

Apakah kita melihat Tuhan sebagai tempat perlindungan atau batu sandungan? Itu tergantung pada sikap hati kita. Mari kita periksa apakah kita datang kepada Tuhan dengan iman atau dengan keras kepala, dan pilih untuk menjadikan-Nya tempat kudus kita.

Tuhan, jadilah tempat kudus bagiku, dan jangan biarkan aku tersandung oleh-Mu karena ketidakpercayaanku. Amin.