Gemetar Seperti Pohon

Yesaya 7:2

Tanda Imanuel di Tengah Kekacauan

PerikopYesaya dan Raja Ahas · Yesaya 7:1-9 →
“Ketika seisi rumah Daud diberi tahu, “Orang-orang Aram telah berkemah di Efraim”, hatinya dan hati rakyatnya bergetar seperti pohon-pohon di hutan yang tertiup angin.”

Yesaya 7:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 7:2?

Ayat ini menggambarkan ketakutan yang melanda keluarga Daud (raja Yehuda) ketika mendengar bahwa Aram telah bersekutu dengan Efraim (Israel Utara). Hati mereka bergetar seperti pohon di hutan yang tertiup angin, menunjukkan betapa gentarnya mereka menghadapi ancaman besar. Ini mencerminkan situasi politik yang mencekam.

Latar belakang

Keluarga Daud Gemetar

Ketika kabar tentang pasukan Aram diterima, hati raja dan rakyatnya bergetar seperti pohon di hutan tertiup angin. Ini menunjukkan ketakutan luar biasa yang melanda mereka.

Di mana

Yerusalem

Wilayah Yehuda

Kapan

~734 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kabar pasukan berkemah
Pesan Yesaya kepada Ahas
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis/Redaktur Yesaya

Nabi dan penulis kitab, c. 740–680 SM

P

Kepada

Pembaca kitab

Umat Tuhan sepanjang zaman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נוּעַ

nua‘ · bergetar

bergoyang, bergetar, terombang-ambing

לֵבָב

levav · hati

hati, pusat emosi dan keberanian

סָעַר

sa‘ar · tertiup

ditiup badai, dihembus

Ketakutan manusia digambarkan sebagai goyangan yang liar, tetapi metafora pohon mengingatkan bahwa akar dan kekuatan sejati ada pada Tuhan.

Tahukah kamu

Syear Yasyub

Nama anak Yesaya artinya 'Sisa Akan Kembali', menjadi tanda bahwa ada harapan di tengah ketakutan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 7:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 7:2

✕  Sering dikira

Mengira bahwa 'rumah Daud' hanya merujuk pada raja.

✓  Yang sebenarnya

Itu mencakup seluruh keluarga kerajaan dan istana.

✕  Sering dikira

Menganggap bahwa ketakutan ini hanya bersifat fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga menggambarkan ketidakpercayaan mereka kepada janji Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 7:2

Ketakutan bisa melumpuhkan kita jika kita terlalu fokus pada masalah. Tuhan ingin kita mengarahkan pandangan kepada-Nya, bukan pada besarnya ancaman.

Bapa, saat ketakutan datang, tolong aku untuk mengingat bahwa Engkau lebih besar dari semua masalah. Berikan aku ketenangan dan iman yang teguh. Amin.