Laut menderu dan buih

Mazmur 46:3

Allah Tempat Perlindungan Kita

PerikopTUHAN, Pelindung Sion · Mazmur 46:1-11 →
“(46-4) meski airnya menderu dan berbuih, dan gunung-gunung bergoyang dengan geloranya. (Sela)”

Mazmur 46:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 46:3?

Mazmur 46:3 melukiskan situasi paling kacau: air menderu dan berbuih, gunung-gunung bergoyang. Ini menunjukkan bahwa bahkan di tengah kekacauan terbesar, kita tidak perlu takut karena Allah tetap setia dan mampu menenangkan segalanya.

Latar belakang

Kekacauan Alam

Pemazmur menggambarkan air yang menderu dan berbuih serta gunung-gunung bergoyang. Ini adalah penggambaran kehancuran total, tetapi iman tetap bertahan.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Allah atau saat ibadah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembebasan dari musuh
Pembuangan Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur (anak-anak Korah)

Para penyanyi Bait Allah, keturunan Korah

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan Allah, sedang menghadapi ancaman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָמָה

hamah · menderu

Bising, gemuruh, atau riuh seperti suara laut

חָמַר

chamar · berbuih

Mendidih, berbuih, atau bergejolak

מוֹט

mot · bergoyang

Guncang, goyah, atau terhuyung

Kata-kata ini menekankan kegarangan alam yang dahsyat, tetapi justru menjadi latar untuk menunjukkan kuasa Allah yang melebihi semuanya.

Tahukah kamu

Laut sebagai simbol kekacauan

Dalam sastra Timur Tengah kuno, laut sering melambangkan kekuatan kacau yang mengancam.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 46:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 46:3

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya tentang bencana alam fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga melambangkan pergolakan bangsa-bangsa dan kekacauan hidup.

✕  Sering dikira

Mengira gunung-gunung benar-benar goyah secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Bahasa puitis untuk menunjukkan besarnya bahaya, bukan ramalan geologis.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 46:3

Saat hidupmu terasa seperti dilanda badai—masalah datang bertubi-tubi—ingatlah bahwa Allah tidak pernah goyah. Berhentilah sejenak untuk berdoa dan minta damai dari-Nya, bukan mencoba menyelesaikan semuanya sendiri.

Bapa, tolong aku tetap tenang dan percaya di tengah kekacauan hidup, karena Engkau berkuasa atas segalanya. Amin.