Ancaman di Gerbang Yerusalem
Yesaya 7:1
Tanda Imanuel di Tengah Kekacauan
PerikopYesaya dan Raja Ahas · Yesaya 7:1-9 →“Pada masa pemerintahan Ahas, anak Yotam, anak Uzia, raja Yehuda, majulah Rezin, raja Aram, dan Pekah, anak Remalya, raja Israel, ke Yerusalem untuk berperang melawan kota itu. Akan tetapi, mereka tidak dapat mengalahkannya.”Yesaya 7:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dalam zaman Ahas bin Yotam bin Uzia, raja Yehuda, maka Rezin, raja Aram, dengan Pekah bin Remalya, raja Israel, maju ke Yerusalem untuk berperang melawan kota itu, namun mereka tidak dapat mengalahkannya.”Yesaya 7:1 · TB
Terjemahan Baru
“Raja Ahas adalah putra Yotam dan cucu Uzia. Ketika ia memerintah Yehuda, pecahlah perang. Rezin raja Siria, dan Pekah putra Remalya raja Israel, datang menyerang Yerusalem. Tetapi mereka tak dapat merebut kota itu.”Yesaya 7:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And it came to pass in the days of Ahaz the son of Jotham, the son of Uzziah, king of Judah, that Rezin the king of Syria, and Pekah the son of Remaliah, king of Israel, went up toward Jerusalem to war against it, but could not prevail against it.”Yesaya 7:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 7:1?
Ayat ini menceritakan bahwa pada masa pemerintahan Ahas, raja Yehuda, terjadi ancaman dari gabungan raja Aram (Rezin) dan raja Israel Utara (Pekah) yang berusaha menyerang Yerusalem. Namun, mereka gagal mengalahkan kota itu. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada ancaman, Tuhan masih melindungi Yehuda pada saat itu.
Latar belakang
Koalisi Musuh Menyerang Yehuda
Raja Aram (Siria) dan Raja Israel (Utara) bersekutu untuk menyerang Yerusalem. Namun, serangan mereka gagal, dan kabar ini membuat keluarga Daud gemetar ketakutan.
Di mana
Yerusalem
Istana dan kota Yerusalem
Kapan
~734 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis/Redaktur Yesaya
Nabi dan penulis kitab, c. 740–680 SM
Kepada
Pembaca kitab
Umat Tuhan sepanjang zaman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לְהִלָּחֵם
lehilakhem · berperang
berperang, bertempur
עָלָה
‘alah · majulah
naik, maju, mendaki
יָכֹל
yakhol · mengalahkannya
mampu, dapat, menang
Kata kerja ilahi menunjukkan usaha manusia untuk menaklukkan, tetapi kemampuan akhir ada di tangan Tuhan, membuka ruang untuk campur tangan ilahi.
Tahukah kamu
Pekah dan Rezin
Pekah adalah raja Israel yang merebut takhta melalui pembunuhan, sedangkan Rezin adalah raja Aram. Mereka berdua mencoba memaksa Yehuda bergabung melawan Asyur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 7:1
2 Raja-raja 16:5
Peristiwa yang sama
“Pada waktu itu Rezin, raja Aram, dan Pekah, anak Remalya, raja Israel, maju berperang melawan Yerusalem.”
Yesaya 7:4
Janji perlindungan
“Jangan takut karena dua puntung kayu api yang berasap itu.”
2 Tawarikh 28:5-6
Akibat dosa Yehuda
“TUHAN menyerahkan dia ke tangan raja Aram, dan ke tangan raja Israel.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 7:1
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa serangan ini adalah satu-satunya ancaman besar bagi Yehuda.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bagian dari konflik yang lebih besar melibatkan Asyur.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa Yehuda tidak pernah mengalami kekalahan.
✓ Yang sebenarnya
Sebenarnya mereka sempat kalah, tetapi Yerusalem selamat.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 7:1
Saat menghadapi masalah atau ancaman, ingatlah bahwa Tuhan bisa melindungi kita meskipun situasi tampak genting. Jangan langsung panik, tapi berdoa dan minta hikmat-Nya.
Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu melindungiku. Ajari aku untuk tetap tenang dan percaya pada-Mu saat menghadapi tantangan. Amin.