Lalat dan lebah menyerbu lembah

Yesaya 7:19

Tanda Imanuel dan Asyur

Semuanya akan datang dan tinggal di lembah-lembah curam, di celah-celah batu, di semua semak duri, dan di semua padang rumput.

Yesaya 7:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 7:19?

Yesaya 7:19 menggambarkan bahwa lalat dari Mesir dan lebah dari Asyur akan datang dan memenuhi tanah Yehuda, menetap di lembah, celah batu, semak duri, dan padang rumput. Ini adalah gambaran bahwa pasukan Asyur akan menyerbu dan menduduki negeri itu sebagai hukuman atas ketidakpercayaan Ahas.

Latar belakang

Serangan serangga simbolik

Setelah menubuatkan kehancuran Yehuda oleh Asyur, Yesaya menggambarkan bahwa TUHAN akan 'bersiul' memanggil lalat dari Mesir dan lebah dari Asyur sebagai pasukan invasi. Serangga-serangga ini akan mendiami seluruh tanah Yehuda, menunjukkan betapa menyeluruhnya kehancuran itu.

Di mana

Yerusalem

Di depan istana atau Bait Allah

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perang Aram-Israel
Jatuhnya Samaria
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yerusalem, ~740 SM

A

Kepada

Ahas

Raja Yehuda, ~735 SM

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וּבָאוּ

uva'u · akan datang

akan masuk, datang

וְנָחוּ

venachu · tinggal

beristirahat, menetap

בַּנְּחָלִים

bannechalim · lembah-lembah curam

di lembah sungai

Kata-kata ini menekankan bahwa pasukan musuh bukan sekadar lewat, tetapi akan menetap dan mendiami tanah itu, menunjukkan pendudukan yang permanen.

Tahukah kamu

Bersiul untuk memanggil pasukan

Dalam budaya Timur Tengah kuno, bersiul adalah cara umum untuk memanggil lebah atau burung, tetapi di sini dipakai secara ironis untuk menunjukkan kuasa TUHAN atas bangsa-bangsa besar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 7:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 7:19

✕  Sering dikira

Lalat dan lebah diartikan secara harfiah sebagai serangga yang menyerang.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah metafora untuk tentara Mesir dan Asyur.

✕  Sering dikira

Bersiul dianggap sebagai sihir atau mantra.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah gambaran kuasa TUHAN yang memanggil bangsa-bangsa.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 7:19

Ayat ini mengingatkan bahwa ketika kita mengandalkan kekuatan duniawi (seperti aliansi politik) daripada Tuhan, kita bisa berakhir dalam masalah yang lebih besar. Mari kita periksa apakah kita sedang 'memanggil' lalat dan lebah dalam hidup kita—yaitu, mengundang hal-hal yang sebenarnya akan menyengat kita—karena keputusan yang tidak beriman.

Tuhan, ajar kami untuk tidak mencari pertolongan dari hal-hal yang justru akan menyakiti kami, tetapi percaya sepenuhnya kepada-Mu dalam setiap keadaan. Amin.