Balasan atas dosa nenek moyang
Yesaya 65:7
Penghakiman dan Janji Pemulihan
PerikopHukuman dan Keselamatan · Yesaya 65:1-16 →“baik kesalahan-kesalahanmu maupun kesalahan-kesalahan nenek moyangmu,” kata TUHAN. “Karena mereka telah membakar dupa di gunung-gunung dan mencela Aku di bukit-bukit, Aku akan mengukur di pangkuan mereka balasan atas perbuatan-perbuatan mereka dahulu.””Yesaya 65:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“atas segala kesalahan mereka sendiri, maupun atas kesalahan nenek moyangnya, semuanya serentak, firman TUHAN. Sebab mereka telah membakar korban di atas gunung- gunung dan mengaibkan Aku di atas bukit-bukit. Memang Aku akan menakar ke dalam jubah mereka upah untuk perbuatan-perbuatan mereka yang dahulu!”Yesaya 65:7 · TB
Terjemahan Baru
“karena dosa mereka dan dosa leluhur mereka. Mereka menghina Aku dengan membakar kemenyan untuk dewa-dewa di tempat pemujaan di bukit. Aku akan membalas mereka setimpal dengan perbuatan mereka di masa lampau."”Yesaya 65:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Your iniquities, and the iniquities of your fathers together, saith the LORD, which have burned incense upon the mountains, and blasphemed me upon the hills: therefore will I measure their former work into their bosom.”Yesaya 65:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 65:7?
Allah akan membalas dosa-dosa umat-Nya, termasuk dosa nenek moyang mereka, karena mereka terus menyembah berhala di bukit-bukit. Ini menunjukkan bahwa dosa yang tidak diakui akan mendapat ganjaran, tetapi Allah juga menawarkan pengampunan bagi yang bertobat.
Latar belakang
Kesalahan yang Menumpuk
Tuhan menegaskan bahwa dosa umat dan nenek moyang mereka telah tercatat di hadapan-Nya. Mereka membakar dupa di gunung-gunung dan mencela Allah di bukit-bukit, sehingga Ia akan membalas mereka dengan setimpal.
Di mana
Yerusalem
Konteks nubuat, sekitar abad ke-8/7 SM
Kapan
~700 SM
Perjanjian Lama
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, yang sedang berbicara melalui nabi Yesaya.
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan yang telah memberontak dan menyembah berhala.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֲוֹנֹת
avonot · kesalahan-kesalahan
Ini berarti kesalahan atau kejahatan yang membawa konsekuensi.
אֲבוֹתֵיכֶם
avoteikhem · nenek moyangmu
Ini merujuk pada para leluhur bangsa Israel yang juga berdosa.
שִׁלֵּם
shilem · balasan
Ini berarti membayar atau membalas penuh, seperti melunasi utang.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa dosa bukanlah peristiwa lepas, tetapi diingat dan diakumulasi melalui generasi, dan Tuhan akan membalas dengan keadilan yang sempurna—bukan sekadar kasar, tetapi sesuai dengan pelanggaran.
Tahukah kamu
Ukuran di Pangkuan
Frasa 'mengukur di pangkuan mereka' adalah gambaran orang yang membawa makanan dalam lipatan jubahnya, yang kemudian diisi penuh sebagai takaran — ini kiasan pembalasan yang sepadan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 65:7
Keluaran 20:5
Kesalahan antar generasi
“Akulah TUHAN, Allahmu, Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya...”
Yeremia 32:18
Tema pembalasan
“yang membalas kesalahan bapa kepada anak-anaknya...”
Yesaya 40:2
Penghiburan setelah penghakiman
“Berbicaralah kepada hati Yerusalem, dan berserulah kepadanya bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya sudah diampuni...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 65:7
✕ Sering dikira
Allah menghukum anak karena dosa orang tua secara tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah umat yang terus mengikuti cara hidup nenek moyang mereka; bukan hukuman pribadi semata, melainkan akibat dari pilihan kolektif.
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti semua dosa akan dibalas setimpal tanpa pengampunan.
✓ Yang sebenarnya
Ada janji pemulihan nanti di pasal yang sama (ay. 8-9), menunjukkan bahwa keadilan Tuhan selalu disertai kasih setia.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 65:7
Kita mungkin mewarisi kebiasaan buruk dari keluarga, tetapi kita bertanggung jawab atas pilihan kita. Jangan menyalahkan masa lalu; akui dosa dan minta ampun agar berkat-Nya mengalir.
Tuhan, ampunilah aku dan keluargaku dari dosa warisan; pulihkanlah kami dan jadikan kami berkat bagi generasi mendatang. Amin.