Tulisan di Hadapan Tuhan

Yesaya 65:6

Kontras Takdir: Hamba Tuhan vs Pemberontak

Sesungguhnya, telah tertulis di hadapan-Ku: “Aku tidak akan berdiam diri, tetapi Aku akan membalas. Aku bahkan akan membalaskan ke pangkuan mereka

Yesaya 65:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 65:6?

Allah menjamin bahwa Dia akan membalas kesalahan mereka, dan balasan itu sudah tertulis di hadapan-Nya. Dia tidak akan berdiam diri, tetapi akan membalas setimpal, bahkan ke pangkuan mereka.

Latar belakang

Ancaman Balasan yang Tertulis

Allah menegaskan bahwa dosa-dosa mereka tertulis di hadapan-Nya. Ia tidak akan tinggal diam, tetapi akan membalas kesalahan mereka, dan bahkan 'membalaskan ke pangkuan mereka' suatu ungkapan kiasan yang berarti membalas dengan setimpal.

Di mana

Yerusalem

Nubuat tentang penghakiman

Kapan

~700 SM

Periode kerajaan Yehuda (nabi-nabi)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur atas Israel
Penghancuran Yerusalem oleh Babel
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allah (TUHAN)

Hakim yang adil, tidak tinggal diam.

U

Kepada

Umat yang berdosa

Mereka yang melakukan kejahatan dan tidak mau bertobat.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּתוּב

katuv · tertulis

Ditulis, dicatat permanen

חָשָׁה

chashah · diam

Tenang, berdiam diri, tidak bertindak

שָׁלַם

shalam · membalas

Menyelesaikan, membayar, memberi ganti

Catatan permanen di hadapan Allah berbicara tentang keadilan yang pasti; kesabaran-Nya bukan berarti tidak bertindak, tetapi akan digenapi pembalasan.

Tahukah kamu

Membalas ke pangkuan

Dalam budaya Ibrani, 'pangkuan' melambangkan tempat yang paling dalam dan pribadi; membalas ke pangkuan berarti pembalasan yang mengenai pusat keberadaan seseorang, seperti seseorang yang menuangkan banyak barang ke pangkuan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 65:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 65:6

✕  Sering dikira

Mengira bahwa semua orang percaya akan dihukum karena dosa-dosa masa lalu, tanpa ada pengampunan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini berbicara tentang bangsa yang terus memberontak; bagi orang percaya yang bertobat, ada pengampunan di dalam Kristus.

✕  Sering dikira

Mengambil ayat ini untuk membenarkan sikap dendam terhadap orang yang menyakiti kita, seakan kita boleh membalas sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Pembalasan adalah hak Tuhan (Ulangan 32:35); kita dipanggil untuk mengampuni dan menyerahkan keadilan kepada Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 65:6

Allah adalah adil dan tidak akan membiarkan dosa terus berlangsung tanpa konsekuensi. Namun, di dalam Kristus, penghakiman telah ditanggung-Nya. Mari hidup dengan hormat dan syukur.

Tuhan, terima kasih atas keadilan-Mu. Ajar aku untuk hidup benar, dan ingatkan aku bahwa setiap perbuatan ada konsekuensinya. Amin.