Kebenaran tidak ada yang memohon

Yesaya 59:4

Dosa Memisahkan dan Penebus Datang

Tidak ada yang memanggil keadilan ataupun memohon kebenaran. Mereka percaya pada kesia-siaan dan mengatakan kebohongan. Mereka mengandung kerusakan dan melahirkan kejahatan.

Yesaya 59:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 59:4?

Ayat ini mengecam ketidakadilan dan kebohongan: tidak ada yang mengusahakan keadilan, mereka mengandalkan hal-hal yang sia-sia dan dusta, serta menghasilkan kejahatan. Ini menunjukkan kegagalan manusia dalam mencari kebenaran dan keadilan.

Latar belakang

Tidak Ada yang Mencari Keadilan

Yesaya menggambarkan umat yang begitu jauh dari Allah. Mereka tidak ada yang berseru kepada keadilan atau kebenaran, melainkan percaya pada hal-hal yang sia-sia dan mengucapkan dusta. Akibatnya, mereka mengandung dan melahirkan kejahatan.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem, sekitar tahun 700 SM

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Peringatan akan hukuman
Janji pemulihan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi besar, ~740 SM

U

Kepada

Umat Yehuda

Bangsa pilihan yang hidup dalam dosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִשְׁפָּט

mishpat · keadilan

keputusan yang adil, hukum, keadilan sosial

שָׁוְא

shav · kesia-siaan

kesia-siaan, kebohongan, kehampaan, berhala

אָוֶן

aven · kejahatan

kejahatan, kecurangan, kesengsaraan

Keadilan sejati (mishpat) digantikan oleh kesia-siaan (shav) yang menghasilkan kejahatan (aven). Ketika manusia menolak kebenaran, ia melahirkan kekacauan.

Tahukah kamu

Bahasa 'mengandung dan melahirkan'

Metafora kehamilan dan kelahiran ini unik di kitab Yesaya, menunjukkan bahwa dosa berkembang dari dalam diri, bukan sekadar tindakan luar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 59:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 59:4

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya untuk bangsa Israel zaman dulu.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga cermin bagi kita: dosa memisahkan dari Allah dan menyebabkan kita tidak mencari kebenaran.

✕  Sering dikira

Keadilan di sini hanya soal hukum pengadilan.

✓  Yang sebenarnya

Keadilan mencakup seluruh aspek hidup, termasuk hubungan sosial dan ketaatan pada Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 59:4

Jangan mudah terbawa arus untuk mengandalkan hal-hal yang sia-sia atau berdiam diri saat melihat ketidakadilan. Belajarlah untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan dalam lingkungan terdekat kita.

Allah yang adil, berikan kami keberanian dan kebijaksanaan untuk menegakkan kebenaran dan melawan segala bentuk kejahatan di sekitar kami. Amin.