Telur ular dan jaring laba-laba

Yesaya 59:5

Dosa yang Menghasilkan Kematian

Mereka menetaskan telur-telur ular berbisa dan menenun jaring laba-laba. Orang yang makan telur-telur mereka akan mati, dan telur yang pecah menetaskan ular berbisa.

Yesaya 59:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 59:5?

Ayat ini menggunakan metafora telur ular dan jaring laba-laba untuk menggambarkan usaha manusia yang jahat: apa yang mereka hasilkan hanya membawa maut dan tidak berguna, seperti telur ular yang mematikan dan jaring yang tidak bisa dijadikan pakaian.

Latar belakang

Dosa yang Mematikan dan Sia-sia

Yesaya memakai metafora telur ular berbisa dan jaring laba-laba untuk menunjukkan bahwa dosa menghasilkan kematian dan tidak berguna. Orang yang terlibat dalam dosa akan binasa, dan usaha mereka seperti jaring yang tak dapat dipakai.

Di mana

Yerusalem

Kota Yerusalem, sekitar tahun 700 SM

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Gambaran dosa yang merajalela
Janji penebusan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi besar, ~740 SM

U

Kepada

Umat Yehuda

Bangsa pilihan yang hidup dalam dosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פֶּתֶן

pethen · ular berbisa

ular berbisa, khususnya kobra, simbol bahaya mematikan

קוּר

qur · jaring

jaring/jalinan, khususnya sarang laba-laba

מוּת

muth · mati

mati, terbunuh

Dosa itu seperti telur ular (pethen) yang mematikan dan jaring laba-laba (qur) yang tak berguna. Semua yang lahir dari dosa hanya membawa kematian (muth), bukan kehidupan.

Tahukah kamu

Telur ular dalam budaya kuno

Di Timur Tengah kuno, telur ular dianggap berbahaya; bahkan menyentuhnya bisa membawa kematian. Ini kiasan yang kuat tentang akibat dosa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 59:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 59:5

✕  Sering dikira

Ayat ini berbicara tentang telur dan jaring secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora: dosa menghasilkan hal yang mematikan dan tidak berguna.

✕  Sering dikira

Kematian di sini hanya kematian fisik.

✓  Yang sebenarnya

Kematian mencakup kematian rohani dan keterpisahan dari Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 59:5

Sebagai orang percaya, perhatikan apa yang kita hasilkan. Apakah yang kita bangun dan kerjakan membawa kehidupan atau justru merusak? Pastikan segala usaha kita berguna dan tidak mendatangkan celaka bagi orang lain.

Ya Tuhan, arahkan usaha dan karya kami agar menjadi berkat, bukan menjadi perangkap atau racun bagi sesama. Amin.