Lidah yang mematikan

Roma 3:13

Kerongkongan terbuka, racun di bibir

“Kerongkongan mereka adalah kuburan yang menganga, mereka menggunakan lidah mereka untuk menipu, racun ular berbisa ada pada bibir mereka.”

Roma 3:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 3:13?

Paulus mengutip Mazmur 5:9 untuk menggambarkan betapa rusaknya perkataan manusia. Kerongkongan seperti kuburan yang terbuka, lidah dipakai menipu, dan bibir mengandung racun. Ini menunjukkan dosa yang merusak cara kita berbicara.

Latar belakang

Dosa lewat mulut

Sekarang sorotannya pindah ke ucapan. Kerongkongan diibaratkan kuburan terbuka, lidah dipakai menipu, bibir menyimpan racun ular. Gambaran ngeri soal betapa kata-kata manusia bisa membunuh.

Di mana

Korintus (ditulis untuk Roma)

Catena tentang ucapan

Kapan

~57 M

Bukti dari Kitab

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Semua menyimpang
Mulut penuh kutukan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Mengutip Mazmur soal kata-kata jahat

J

Kepada

Jemaat di Roma

Semua yang punya lidah dan mulut

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

λάρυγξ

larynx · throat

kerongkongan, tenggorokan

ἐδολιοῦσαν

edoliousan · deceive

menipu, memperdaya

ἰός

ios · venom

racun, bisa ular

Dosa bukan hal abstrak — ia mengalir keluar lewat tenggorokan, lidah, dan bibir kita setiap hari.

Tahukah kamu

Anatomi dosa

Ayat 13-18 menelusuri tubuh — tenggorokan, lidah, bibir, mulut, kaki, mata — seakan memetakan dosa dari kepala sampai kaki.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 3:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 3:13

✕  Sering dikira

'Kata-kata tidak sepenting perbuatan.'

✓  Yang sebenarnya

Kitab menyoroti ucapan sebagai bukti dosa yang serius.

✕  Sering dikira

'Hanya orang kasar yang dimaksud.'

✓  Yang sebenarnya

Gambaran ini berlaku untuk semua manusia.

Renungan

Renungan Singkat Roma 3:13

Perhatikan kata-kata kita hari ini. Apakah kita memakai lidah untuk membangun atau menghancurkan? Berusahalah untuk berbicara dengan jujur dan penuh kasih, hindari gosip atau kata-kata yang menyakiti.

Tuhan, perbarui cara bicaraku; jadikan perkataanku sumber kehidupan, bukan racun bagi sesama. Amin.