Puasa yang salah

Yesaya 58:4

Puasa yang Benar

Lihatlah, kamu berpuasa hanya untuk berbantah, berkelahi, dan memukul dengan hantaman yang jahat. Puasa seperti yang kamu lakukan hari ini tidak akan membuat suaramu didengar di tempat tinggi.

Yesaya 58:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 58:4?

Puasa mereka tidak lain adalah untuk berbantah dan berkelahi, serta menindas dengan kekerasan. Puasa yang demikian tidak akan didengar Allah, karena tidak mencerminkan kerendahan hati yang benar di hadapan-Nya.

Latar belakang

Puasa yang sia-sia

Tuhan melalui Yesaya menegur umat yang berpuasa tetapi tetap hidup dalam dosa. Mereka berpikir puasa lahiriah sudah cukup, padahal hati dan tindakan mereka jahat.

Di mana

Yerusalem

Di bait Allah / area sekitarnya

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan untuk bertobat
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi besar, ~700 SM

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang berpuasa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ריב

riv · berbantah

bertengkar, berselisih

מצה

matsah · berkelahi

bertikai, berkelahi

נכה

nakah · memukul

memukul, menyerang

Puasa yang benar bukan tentang ritual, tapi meninggalkan pertengkaran dan kekerasan. Tindakan sosial lebih penting daripada ritus keagamaan.

Tahukah kamu

Puasa dan kekerasan

Dalam budaya Timur Dekat kuno, puasa sering disertai ritual menyakiti diri, tetapi di sini puasa mereka justru dipakai untuk menindas orang lain.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 58:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 58:4

✕  Sering dikira

Ayat ini melarang puasa sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengoreksi motivasi puasa, bukan menghapuskan puasa.

✕  Sering dikira

Puasa hanya soal menahan makan.

✓  Yang sebenarnya

Puasa yang benar juga mencakup keadilan dan belas kasihan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 58:4

Saat kita berpuasa, periksa motivasi hati kita. Apakah kita berpuasa untuk memperjuangkan kehendak kita sendiri atau untuk menyenangkan Tuhan? Hindari kekerasan dan pertengkaran dalam menjalankan ibadah.

Bapa, bersihkanlah hati kami dari sikap suka bertengkar. Tuntun kami untuk berpuasa dengan roh yang lembut dan rendah hati. Amin.