Pertanyaan yang Menyalahkan TUHAN

Yesaya 58:3

Puasa Sejati: Hati yang Melayani

“Mengapa kami berpuasa jika Engkau tidak memperhatikannya? Mengapa kami merendahkan diri jika Engkau tidak mengindahkannya? Sesungguhnya, pada hari puasamu, kamu mencari keinginanmu sendiri dan menindas semua pekerjamu.

Yesaya 58:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 58:3?

Umat mengeluh karena puasa mereka tidak dihargai Allah, tetapi Allah menunjukkan bahwa puasa mereka disertai dengan mencari keinginan sendiri dan menindas pekerja. Puasa yang salah bukanlah ibadah yang berkenan, karena disertai ketidakadilan.

Latar belakang

Mengeluh: Kami Puasa, Mengapa Tidak Dilihat?

Umat mempersoalkan bahwa puasa dan merendahkan diri mereka tidak dihiraukan Allah. Namun TUHAN menunjukkan bahwa pada hari puasa mereka tetap mencari keinginan sendiri dan menindas pekerja.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks doa/ibadah

Kapan

~700 SM

Kerajaan Terbagi: Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan Asyur
Hancurnya Samaria
Kamu di sini
U

Yang berbicara

Umat Israel

Orang-orang Yehuda yang berpuasa tapi egois

A

Kepada

Allah (melalui nabi)

TUHAN yang disembah namun mereka merasa diabaikan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צוּם

tsum · berpuasa

tidak makan untuk tujuan rohani

רָאָה

ra'ah · memperhatikannya

melihat, mengindahkan

נָגַשׂ

nagas · menindas

menekan, memeras, menuntut kerja

Kata tsum (puasa) dan ra'ah (melihat) menunjukkan mereka ingin dilihat oleh Allah, tetapi tindakan mereka justru nagas (menindas). Puasa yang disertai penindasan adalah kontradiksi yang memalukan.

Tahukah kamu

Puasa dalam Alkitab

Puasa sering dilakukan untuk merendahkan diri (lihat 1 Raja-raja 21:27), tetapi bisa menjadi ritual kosong jika tidak disertai pertobatan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 58:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 58:3

✕  Sering dikira

Allah tidak peduli pada puasa kita, jadi puasa itu sia-sia.

✓  Yang sebenarnya

Allah menilai motivasi; puasa yang benar Dia hargai (lihat ayat selanjutnya).

✕  Sering dikira

Umat benar-benar lapar untuk mencari Tuhan, tetapi Allah tidak adil.

✓  Yang sebenarnya

Puasa mereka palsu karena sambil menindas, sehingga Allah berhak menolak.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 58:3

Setiap ibadah kita, termasuk puasa, harus disertai dengan tindakan yang adil dan tidak menyakiti orang lain. Periksa apakah ibadah kita berpusat pada Tuhan atau pada diri sendiri.

Ya Tuhan, ampuni kami jika ibadah kami terlalu fokus pada keinginan pribadi. Ajarilah kami untuk menghormati-Mu dengan berbuat adil. Amin.