Pertanyaan retoris tentang kurban
Mikha 6:7
Apa yang TUHAN Tuntut?
““Apakah TUHAN berkenan kepada ribuan domba jantan, kepada puluhan ribu curahan minyak? Haruskah aku mempersembahkan anak sulungku karena pelanggaranku dan buah kandunganku atas dosaku sendiri?””Mikha 6:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkenankah TUHAN kepada ribuan domba jantan, kepada puluhan ribu curahan minyak? Akan Mikha 6.8–13 16 kupersembahkankah anak sulungku karena pelanggaranku dan buah kandunganku karena dosaku sendiri?"”Mikha 6:7 · TB
Terjemahan Baru
“Apakah TUHAN akan senang kalau kita membawa kepada-Nya beribu-ribu domba atau berlimpah-limpah minyak zaitun? Haruskah kita mempersembahkan kepada-Nya anak sulung kita sebagai tebusan atas dosa-dosa kita?”Mikha 6:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Will the LORD be pleased with thousands of rams, or with ten thousands of rivers of oil? shall I give my firstborn for my transgression, the fruit of my body for the sin of my soul?”Mikha 6:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mikha 6:7?
Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak memerlukan ribuan domba atau minyak yang melimpah, bahkan persembahan anak sebagai ganti dosa tidak akan pernah cukup. Semua itu hanyalah simbol yang tidak menggantikan hati yang benar. Tuhan menginginkan ketaatan dan kasih, bukan sekadar ritual yang mahal.
Latar belakang
Pertanyaan yang menusuk
Umat bertanya-tanya bagaimana menghadap TUHAN dengan persembahan, bahkan sampai rela mengorbankan anak. Mikha mengutip pertanyaan itu untuk menunjukkan keputusasaan mereka, tetapi juga kebingungan mereka tentang apa yang sebenarnya TUHAN kehendaki.
Di mana
Yerusalem
Di tengah kota, saat pengadilan ilahi
Kapan
~735 SM
Kerajaan Terbelah
Yang berbicara
Nabi Mikha
Nabi dari Moresyet, ~750 SM
Kepada
Umat Israel
Penduduk Samaria dan Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּכוֹרִי
bekhori · anak sulungku
anak pertama laki-laki, sering dianggap berharga dan menjadi pewaris
פִּשְׁעִי
pish'i · pelanggaranku
pemberontakan atau pelanggaran terhadap perjanjian
חַטָּאת
khatat · dosa
kesalahan, ketidaksesuaian dengan standar Tuhan
Ketiga kata itu menggambarkan dosa sebagai pelanggaran pribadi dan hutang yang besar. Namun, pertanyaan itu menyiratkan bahwa Tuhan tidak menginginkan pengorbanan yang mengerikan, melainkan hati yang berbalik.
Tahukah kamu
Kurban anak bukan hal asing
Di zaman Mikha, beberapa bangsa tetangga mempersembahkan anak sulung kepada dewa-dewa mereka, dan Israel pun tergoda untuk melakukan hal yang sama. Ini adalah praktik yang sangat dilarang Tuhan, tetapi menunjukkan betapa dalamnya kebingungan rohani mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mikha 6:7
Ulangan 10:12-13
tema yang sama
“Apa yang dituntut TUHAN? Takut akan Dia, hidup menurut jalan-Nya, mengasihi Dia, beribadah dengan segenap hati.”
1 Samuel 15:22
ketaatan vs kurban
“Sesungguhnya, taat lebih baik daripada korban, dan memperhatikan lebih baik daripada lemak domba.”
Mazmur 51:18-19
hati yang patah
“Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; korban bakaran yang kepada-Mu adalah hati yang patah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mikha 6:7
✕ Sering dikira
Mikha mengajarkan bahwa Tuhan tidak peduli persembahan sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan tidak menolak kurban, tetapi Dia menolak kurban tanpa pertobatan.
✕ Sering dikira
Ayat ini mendukung praktik kurban anak sebagai bentuk pengorbanan tertinggi.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru mengutuk praktik itu sebagai sesuatu yang keji.
Renungan
Renungan Singkat Mikha 6:7
Jangan terjebak pada rutinitas ibadah yang tidak mengubah hati. Pertanyakan motivasi di balik setiap persembahan dan pelayanan kita. Apakah kita benar-benar mengasihi Tuhan dan sesama, atau hanya mencoba membeli keselamatan?
Tuhan, murnikanlah hatiku agar aku tidak mengandalkan ritual semata, tetapi hidup dalam ketaatan yang lahir dari kasih kepada-Mu. Amin.