Puasa sungguh-sungguh?

Zakharia 7:5

Puasa yang Benar

PerikopPuasa yang Tidak Sungguh-Sungguh · Zakharia 7:1-14 →
““Katakanlah kepada seluruh rakyat negeri ini dan para imam, dengan menatakan: Ketika kalian berpuasa dan meratap pada bulan ke-5 dan ke-7, bahkan selama tujuh puluh tahun ini, apakah kalian sungguh-sungguh berpuasa untuk Aku?”

Zakharia 7:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Zakharia 7:5?

Tuhan menegur umat Israel: 'Ketika kalian berpuasa dan meratap pada bulan ke-5 dan ke-7 selama 70 tahun, apakah kalian sungguh-sungguh berpuasa untuk Aku?' Ini menyiratkan bahwa puasa mereka tidak tulus; mereka hanya menjalankan ritual untuk diri sendiri, bukan untuk mencari Allah.

Latar belakang

Teguran tentang motivasi

Tuhan menegaskan bahwa puasa yang dilakukan selama tujuh puluh tahun bukan untuk Dia, melainkan untuk diri sendiri. Pertanyaan retoris ini mengungkapkan kesalahan motivasi.

Di mana

Yerusalem

Dalam penglihatan kenabian

Kapan

~520 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pertanyaan orang Betel
Teguran tentang puasa
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN semesta alam

Allah yang berdaulat atas segala bangsa

Z

Kepada

Zakharia

Nabi yang dipanggil Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צוּם

tsum · berpuasa

menahan diri dari makanan

סָפַד

safad · meratap

menangis dengan nyaring

אָכֵן

aken · sungguh-sungguh

benar-benar, sungguh

Puasa yang benar bukan sekadar menahan diri, tetapi dilakukan untuk Tuhan dengan hati yang sungguh-sungguh, bukan untuk kepentingan diri sendiri.

Tahukah kamu

Tujuh puluh tahun

Tujuh puluh tahun merujuk pada masa pembuangan di Babel, yang digenapi sesuai nubuat Yeremia (25:11-12).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 7:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Zakharia 7:5

✕  Sering dikira

Puasa harus dilakukan setiap hari.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan tidak menuntut puasa, tetapi puasa yang dilakukan harus dengan motivasi yang benar.

✕  Sering dikira

Tuhan tidak peduli pada puasa.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan peduli pada hati, bukan sekadar ritual.

Renungan

Renungan Singkat Zakharia 7:5

Tuhan menilai hati. Sebelum berpuasa atau beribadah, tanyakan pada diri sendiri: siapa yang benar-benar kita cari? Mari kita periksa motivasi kita dan lakukan semua untuk Tuhan, bukan untuk pujian atau kepentingan diri.

Ya Allah, ampunilah aku jika ibadahku sering kali hanya untuk kepuasan diri. Ajarku untuk beribadah dengan tulus hanya untuk Engkau. Amin.