Kesia-siaan berhala
Yesaya 57:6
Penghiburan bagi yang rendah hati
“Di antara batu-batu licin lembah itulah bagianmu, merekalah bagianmu. Bahkan, bagi mereka kamu mencurahkan persembahan minuman, kamu telah membawa persembahan makanan. Akankah Aku disenangkan dengan semua ini?”Yesaya 57:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Padamu hanya ada batu-batu licin dari sungai, dan hanya itu sajalah yang ditentukan bagimu; kepada mereka juga engkau mengunjukkan korban curahan, Yesaya 57.7–10 214 dan mempersembahkan korban sajian. Masakan Aku sabar akan hal itu?”Yesaya 57:6 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi pantas kamu mengumpulkan batu-batu licin dari situ. Itulah bagianmu! Kepada batu-batu itu pula kamu menuangkan anggur dan mempersembahkan gandum. Sangkamu Aku senang dengan semua itu?”Yesaya 57:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Among the smooth stones of the stream is thy portion; they, they are thy lot: even to them hast thou poured a drink offering, thou hast offered a meat offering. Should I receive comfort in these?”Yesaya 57:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 57:6?
Tuhan menyatakan bahwa berhala-berhala yang mereka sembah di lembah itulah yang menjadi bagian mereka, dan Dia tidak akan senang dengan persembahan mereka. Ini menegaskan bahwa penyembahan palsu tidak akan diterima Allah dan hanya membawa kekecewaan.
Latar belakang
Berhala tidak memberikan apa-apa
Tuhan menyindir bahwa 'bagian' atau warisan orang murtad adalah batu-batu licin di lembah—berhala yang mereka sembah. Mereka mempersembahkan korban kepada batu-batu itu, tetapi Allah bertanya apakah ini menyenangkan-Nya. Hal ini menunjukkan kesia-siaan penyembahan berhala.
Di mana
Lembah Hinom, Yerusalem
Nubuat melalui Yesaya di Yehuda
Kapan
~700 SM
Kitab Yesaya
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, kudus dan tinggi, namun dekat pada yang hancur hati
Kepada
Orang-orang yang dituduh
Mereka yang terlibat dalam penyembahan berhala dan praktik murtad
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חַלְּקֵי
challeqei · batu-batu licin
Batu-batu halus yang diurapi atau dipuja sebagai berhala.
חֵלֶק
cheleq · bagian
Bagian, porsi, warisan, nasib.
נֶסֶךְ
nesekh · persembahan minuman
Korban curahan, biasanya anggur atau minyak.
Mereka memilih berhala sebagai bagian mereka, tetapi bagian itu tidak bernilai dan tidak dapat menyelamatkan. Persembahan mereka sia-sia di hadapan Allah.
Tahukah kamu
Batu licin sering dianggap keramat
Dalam budaya kuno, batu-batu tertentu di lembah dianggap memiliki kekuatan spiritual, dan orang-orang menuangkan minyak atau kurban di atasnya untuk dewa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 57:6
Mazmur 16:5
bagian sejati
“TUHAN adalah bagian warisanku dan pialaku; Engkau sendiri yang menentukan nasibku.”
Yeremia 2:13
meninggalkan sumber hayat
“Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup, untuk menggali kolam bagi mereka sendiri, kolam bocor yang tidak dapat menampung air.”
Habakuk 2:19
batu bisu
“Celakalah orang yang berkata kepada kayu, 'Bangunlah!' dan kepada batu bisu, 'Terjagalah!' Itukah yang mengajar? Lihat, ia disalut emas dan perak, tetapi tidak ada roh sama sekali di dalamnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 57:6
✕ Sering dikira
Mengira 'batu-batu licin' adalah hal yang netral atau sekadar jalan.
✓ Yang sebenarnya
Batu-batu itu dipuja sebagai berhala, dan menjadi 'bagian' mereka, tetapi sia-sia.
✕ Sering dikira
Mengira Allah marah karena mereka memberikan kurban kepada batu, padahal Dia hanya meminta kurban kepada-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Masalahnya adalah mereka menyembah berhala, bukan sekadar salah alamat; itu adalah tindakan murtad yang serius.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 57:6
Tuhan tidak ingin kita membagi hati kita dengan hal-hal lain. Jika kita memilih untuk mengejar hal-hal duniawi dan melupakan Allah, kita akan kehilangan sukacita sejati. Prioritaskan Tuhan di atas segalanya.
Tuhan, ampuni kami karena sering mengejar hal-hal yang tidak berarti; ajar kami untuk menemukan kepuasan hanya di dalam Engkau. Amin.