Kecaman atas ibadah palsu

Yesaya 57:5

Penghiburan bagi yang rendah hati

PerikopIsrael Tidak Mengikut Allah · Yesaya 57:1-13 →
“yang terbakar nafsu di antara pohon-pohon tarbantin dan di bawah setiap pohon yang rimbun, yang menyembelih anak-anakmu di lembah-lembah, di bawah celah-celah bukit batu.”

Yesaya 57:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 57:5?

Gambaran ini menunjukkan dosa penyembahan berhala yang penuh hawa nafsu, dilakukan di bawah pohon-pohon dan lembah-lembah, bahkan sampai mengorbankan anak-anak. Ini adalah kecaman terhadap praktik-praktik penyembahan palsu yang kejam dan melanggar hukum Tuhan.

Latar belakang

Ibadah yang keji

Tuhan menuduh mereka melakukan percabulan rohani di bawah pohon-pohon rimbun—simbol kesuburan. Lebih parah lagi, mereka menyembelih anak-anak mereka dalam upacara penyembahan berhala di lembah-lembah, suatu praktik yang sangat dibenci Allah.

Di mana

Lembah Hinom, Yerusalem

Nubuat melalui Yesaya di Yehuda

Kapan

~700 SM

Kitab Yesaya

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Korban anak kepada Molokh
Pembuangan Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, kudus dan tinggi, namun dekat pada yang hancur hati

O

Kepada

Orang-orang yang dituduh

Mereka yang terlibat dalam penyembahan berhala dan praktik murtad

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נִחַמְתֶּם

nichamtem · terbakar nafsu

Menjadi panas atau bergairah, di sini secara metaforis untuk nafsu berhala.

עָבֹת

avot · rimbun

Lebat, rindang, banyak daun.

שָׁחַט

shachat · menyembelih

Membunuh hewan atau manusia dalam upacara kurban.

Kata-kata ini menunjukkan intensitas penyembahan berhala yang menggebu-gebu, sampai berani mengorbankan anak sendiri, yang sangat bertentangan dengan kehendak Allah.

Tahukah kamu

Pohon tarbantin melambangkan dewa kesuburan

Pohon-pohon besar seperti tarbantin sering dikaitkan dengan dewa-dewa kesuburan Kanaan, dan ibadah di bawahnya dianggap 'zina rohani' oleh para nabi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 57:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 57:5

✕  Sering dikira

Mengira 'terbakar nafsu' merujuk pada hasrat seksual.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, 'nafsu' adalah gairah untuk menyembah berhala, bukan hasrat seksual.

✕  Sering dikira

Mengira 'menyembelih anak' adalah metafora, bukan literal.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah praktik nyata keji yang terjadi di Yehuda, bukan sekadar simbolisme.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 57:5

Kita mungkin tidak menyembah berhala secara fisik, tetapi kita bisa memiliki 'berhala' dalam bentuk kecanduan, ambisi, atau hubungan yang mengalihkan kita dari Tuhan. Evaluasi apa yang mencuri hati kita dan bertobatlah.

Tuhan, bersihkan hati kami dari segala berhala dan tarik kami kembali untuk menyembah Engkau saja. Amin.