Larangan menyembah ilah lain
Ulangan 12:31
Penyembahan yang Benar
“Kamu tidak boleh melakukan itu kepada TUHAN, Allahmu, yaitu setiap perbuatan yang jahat yang dibenci TUHAN yang telah mereka lakukan untuk ilah mereka, sebab mereka membakar anak laki-laki dan perempuannya dalam api untuk ilah mereka.”Ulangan 12:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu; sebab segala yang menjadi kekejian bagi TUHAN, apa yang dibenci-Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi allah mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi allah mereka.”Ulangan 12:31 · TB
Terjemahan Baru
“Cara bangsa-bangsa itu menyembah ilah-ilah mereka, janganlah kamu tiru untuk menyembah TUHAN Allahmu, sebab mereka menyembah dengan melakukan perbuatan-perbuatan keji yang dibenci TUHAN. Bahkan anak-anak mereka sendiri mereka bakar di atas mezbah sebagai kurban untuk ilah-ilah mereka.”Ulangan 12:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Janganlah menyembah TUHAN Allahmu dengan meniru cara bangsa lain menyembah dewa-dewa mereka, karena dalam penyembahan dewa, mereka melakukan semua hal yang sangat TUHAN benci, misalnya membakar anak-anak mereka sendiri di atas mezbah sebagai kurban untuk para dewa.”Ulangan 12:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thou shalt not do so unto the LORD thy God: for every abomination to the LORD, which he hateth, have they done unto their gods; for even their sons and their daughters they have burnt in the fire to their gods.”Ulangan 12:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 12:31?
Ayat ini melarang keras meniru cara bangsa-bangsa lain menyembah ilah mereka, terutama praktik keji seperti membakar anak sebagai persembahan. Ini mengingatkan bahwa ibadah kepada Tuhan harus murni dan sesuai perintah-Nya, bukan mencampur dengan kebiasaan yang bertentangan dengan kehendak-Nya.
Latar belakang
Melarang praktik keji
Musa memperingatkan bangsa Israel agar tidak meniru cara bangsa-bangsa yang akan mereka usir menyembah ilah mereka. Praktik tersebut, termasuk membakar anak-anak sebagai korban, sangat dibenci Tuhan.
Di mana
Dataran Moab
Di seberang sungai Yordan, sebelum masuk ke Kanaan
Kapan
~1406 SM
Akhir perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, pemberi hukum
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang akan masuk ke tanah Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עשה
asah · melakukan
bertindak atau membuat, sering dipakai untuk ibadah
תועבה
to'evah · kebencian
sesuatu yang menjijikkan secara moral dan ritual
שרף
saraf · membakar
membakar habis, digunakan untuk korban api
Kata 'to'evah' mengekspresikan betapa jijiknya Tuhan terhadap tindakan yang merusak citra-Nya, terutama yang melibatkan kekerasan kepada anak.
Tahukah kamu
Kebenaran yang tragis
Kata 'membenci' di sini dipakai untuk menunjukkan penolakan yang sangat kuat terhadap praktik yang merenggut nyawa anak-anak, sesuatu yang sangat bertentangan dengan kasih Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 12:31
Ulangan 18:10
Larangan serupa
“Jangan ada di antaramu yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau perempuan sebagai korban dalam api.”
Imamat 18:21
Menghindari korban anak
“Janganlah engkau memberikan anakmu untuk dipersembahkan kepada Molokh.”
2 Raja-raja 21:6
Contoh praktik terlarang
“Ia mempersembahkan anaknya sebagai korban dalam api.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 12:31
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa Tuhan membenci bangsa-bangsa lain secara pribadi.
✓ Yang sebenarnya
Yang dibenci adalah praktik penyembahan mereka yang kejam, bukan orangnya.
✕ Sering dikira
Praktik membakar anak dianggap biasa pada zaman itu, jadi tidak terlalu serius.
✓ Yang sebenarnya
Praktik ini jelas dikutuk di sini sebagai kekejian yang memicu murka Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 12:31
Kita perlu waspada agar tidak meniru gaya hidup atau praktik dunia yang bertentangan dengan iman kita. Evaluasilah kebiasaan atau 'tradisi' yang mungkin kita ikuti tanpa sadar, dan pastikan semuanya memuliakan Tuhan.
Tuhan, jauhkanlah saya dari godaan untuk meniru cara-cara dunia yang tidak berkenan kepada-Mu, dan jagalah hati saya tetap murni dalam beribadah kepada-Mu. Amin.