Tuhan menantang para penyembah berhala
Yesaya 57:4
Penghiburan bagi yang rendah hati
“Siapakah yang kamu ejek? Terhadap siapakah kamu membuka mulut dan menjulurkan lidah? Bukankah kamu anak-anak pemberontak, keturunan pendusta,”Yesaya 57:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tentang siapakah kamu berkelakar, terhadap siapakah kamu melontarkan kata-kata yang bukan-bukan dan mengejeknya? Bukankah kamu ini anak-anak pemberontak, keturunan pendusta,”Yesaya 57:4 · TB
Terjemahan Baru
“Siapakah yang kamu tertawakan? Siapakah yang kamu ejek? Bukankah kamu keturunan pembohong dan pemberontak?”Yesaya 57:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Against whom do ye sport yourselves? against whom make ye a wide mouth, and draw out the tongue? are ye not children of transgression, a seed of falsehood,”Yesaya 57:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 57:4?
Ayat ini menegur para pemberontak yang mengejek dan mencemooh umat Tuhan dengan perkataan dan sikap mereka. Mereka disebut sebagai 'anak-anak pemberontak' dan 'keturunan pendusta', menunjukkan bahwa perilaku mereka mencerminkan sifat asal mereka yang tidak jujur.
Latar belakang
Pertanyaan retoris yang menohok
Tuhan berbalik dari penghiburan bagi orang benar untuk menghadapi mereka yang murtad. Dia mengejek mereka yang menyembah berhala, menunjukkan betapa bodohnya mereka. Pertanyaan-Nya mengungkap kebodohan mereka yang menantang Allah.
Di mana
Yerusalem
Nubuat melalui Yesaya di Yehuda
Kapan
~700 SM
Kitab Yesaya
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, kudus dan tinggi, namun dekat pada yang hancur hati
Kepada
Orang-orang yang dituduh
Mereka yang terlibat dalam penyembahan berhala dan praktik murtad
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לָעַג
la'ag · mengejek
Mencemooh atau memperolok, tindakan merendahkan orang lain.
פָּעַר
pa'ar · menjulurkan
Membuka lebar, seperti mulut atau lubang.
שֶׁקֶר
sheqer · pendusta
Kebohongan, kepalsuan, yang tidak sesuai dengan kebenaran.
Ketiga kata ini menggambarkan sikap hati yang sombong dan menipu, yang menolak kebenaran Allah dan malah mengejek-Nya.
Tahukah kamu
Menjulurkan lidah adalah penghinaan
Di budaya kuno, menjulurkan lidah adalah tanda penghinaan dan ejekan yang sangat kasar, bukan sekadar iseng.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 57:4
Mazmur 1:1
ejekan orang fasik
“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh.”
Amsal 14:9
mengejek penebusan
“Orang bodoh mencemoohkan korban tebusan, tetapi orang jujur saling menunjukkan kebaikan.”
2 Raja-raja 19:4
menghina Allah
“Mungkin TUHAN, Allahmu, telah mendengar segala perkataan juru minuman agung yang telah diutus oleh raja Asyur, tuannya, untuk menista Allah yang hidup.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 57:4
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini hanya berbicara tentang orang yang mengejek secara umum.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah mereka yang mengejek Allah dan umat-Nya dengan menyembah berhala, bukan sekadar ejekan antar sesama.
✕ Sering dikira
Mengira pemberontak dan pembohong adalah orang-orang di luar Israel.
✓ Yang sebenarnya
Yang dituduh adalah orang Israel sendiri yang murtad dari Allah, bukan bangsa asing.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 57:4
Kita harus berhati-hati dengan kata-kata kita; jangan sampai kita mengejek atau merendahkan sesama, terutama mereka yang berjuang untuk hidup benar. Pilihlah untuk membangun, bukan meruntuhkan.
Tuhan, kendalikan lidah kami agar tidak dipakai untuk mengejek atau berbohong, tetapi untuk memberkati. Amin.