Kepalsuan dan Perkenanan
Amsal 14:9
Hikmat yang Membangun Kehidupan
“Orang bodoh mencemooh kurban penghapus dosa, tetapi di antara orang jujur terdapat perkenanan.”Amsal 14:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang bodoh mencemoohkan korban tebusan, tetapi orang jujur saling menunjukkan kebaikan.”Amsal 14:9 · TB
Terjemahan Baru
“Orang bodoh tidak peduli apakah dosanya diampuni atau tidak; orang baik ingin diampuni dosanya.”Amsal 14:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang bebal meremehkan perlunya menebus kesalahan, tetapi orang jujur ingin setiap masalah dibereskan.”Amsal 14:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Fools make a mock at sin: but among the righteous there is favour.”Amsal 14:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 14:9?
Orang bodoh menganggap remeh dosa dan korban penghapus dosa, sehingga mereka hidup sesuka hati tanpa bertobat. Sebaliknya, orang jujur yang menyadari dosanya dan bertobat akan menerima perkenanan atau kasih karunia dari Tuhan.
Latar belakang
Sikap terhadap Dosa
Ayat ini membandingkan bagaimana orang bodoh mencemooh korban penghapus dosa, sedangkan orang jujur menerima perkenanan Allah. Ini menunjukkan bahwa sikap kita terhadap pengampunan dosa sangat penting; orang bodoh meremehkan kebutuhan akan pengorbanan, tetapi orang benar menghargainya.
Di mana
Yerusalem
Di istana raja, sedang menulis
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, ~40 tahun, terkenal bijaksana
Kepada
Pembaca Muda
Generasi muda yang mencari nasihat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לִיץ
litz · mencemooh
mengejek, menghina
אָשָׁם
asham · korban penghapus dosa
korban kesalahan, tebusan
רָצוֹן
ratzon · perkenanan
kebaikan hati, penerimaan
Sikap mencemooh terhadap korban penghapus dosa menunjukkan kesombongan dan kurangnya kesadaran akan dosa. Sebaliknya, orang jujur mengalami 'ratzon' (perkenanan) Allah. Ini mengajarkan pentingnya kerendahan hati dan pengakuan dosa untuk menerima belas kasihan Allah.
Tahukah kamu
Korban penghapus dosa
Dalam sistem korban Israel, korban penghapus dosa adalah cara untuk memulihkan hubungan dengan Allah setelah dosa. Mengejeknya berarti menolak pengampunan dan kasih karunia Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 14:9
Amsal 21:27
Korban yang tidak diterima
“Korban orang fasik adalah kekejian, terlebih lagi apabila dipersembahkan dengan maksud jahat.”
Ibrani 10:29
Menolak korban
“Betapa lebih beratnya hukuman yang akan dijatuhkan atas orang yang menginjak-injak Anak Allah!”
Mazmur 51:18-19
Hati yang benar
“Korban sembelihan kepada Allah adalah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 14:9
✕ Sering dikira
Orang yang melakukan ritual agama dengan benar pasti diterima Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini tidak berbicara tentang ritual, tapi tentang sikap hati. Orang jujur yang rendah hati akan mendapat perkenanan, bukan sekadar melakukan upacara.
✕ Sering dikira
Orang bodoh di sini adalah orang yang tidak percaya Allah.
✓ Yang sebenarnya
Orang bodoh dalam Amsal sering kali adalah orang yang percaya tapi hidup tidak sesuai dengan kehendak Allah, atau yang meremehkan dosa. Ini bukan hanya tentang ateisme.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 14:9
Jangan pernah menganggap sepele dosa, sekecil apa pun. Sadarilah bahwa kita butuh pengampunan Tuhan setiap hari, dan hiduplah dalam kejujuran di hadapan-Nya agar kita berkenan kepada-Nya.
Bapa, ampunilah dosa-dosaku dan ajarilah aku untuk tidak meremehkan kasih karunia-Mu. Jadikanlah hatiku jujur dan hidupku berkenan di hadapan-Mu. Amin.