Doa Hizkia Melalui Yesaya
2 Raja-raja 19:4
Hizkia Berseru kepada TUHAN di Tengah Ancaman
PerikopHizkia Berbicara dengan Nabi Yesaya · 2 Raja-raja 19:1-7 →“Mungkin TUHAN Allahmu mendengar semua perkataan Rabsakih yang diutus oleh raja Asyur, tuannya, untuk menghina Allah yang hidup, dan akan menegur perkataan yang telah didengar oleh TUHAN Allahmu. Oleh sebab itu, naikkanlah doa untuk sisa-sisa orang yang masih ada ini.’””2 Raja-raja 19:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mungkin TUHAN, Allahmu, sudah mendengar segala perkataan juru minuman agung yang telah diutus oleh raja Asyur, tuannya, untuk mencela Allah yang hidup, sehingga TUHAN, Allahmu, mau memberi hukuman karena perkataan-perkataan yang telah didengar-Nya. Maka baiklah engkau menaikkan doa untuk sisa yang masih tinggal ini!"”2 Raja-raja 19:4 · TB
Terjemahan Baru
“Raja Asyur telah mengutus seorang perwira tingginya untuk menghina Allah yang hidup. Siapa tahu TUHAN Allahmu telah mendengar penghinaan itu, dan akan menghukum mereka yang mengucapkannya! Karena itu berdoalah kepada Allah untuk orang-orang kita yang masih hidup."”2 Raja-raja 19:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kiranya TUHAN, Allah kita, memperhatikan apa yang telah dikatakan komandan utusan raja Asyur. Dia sudah menghina Allah yang hidup. Semoga TUHAN memberi keadilan atas perkataannya. Karena itu, tolong berdoalah bagi segelintir rakyat kita yang masih tersisa ini!””2 Raja-raja 19:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“It may be the LORD thy God will hear all the words of Rabshakeh, whom the king of Assyria his master hath sent to reproach the living God; and will reprove the words which the LORD thy God hath heard: wherefore lift up thy prayer for the remnant that are left.”2 Raja-raja 19:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 19:4?
Hizkia meminta Yesaya untuk mendoakan sisa bangsa Israel yang masih hidup. Ini menunjukkan imannya bahwa doa syafaat dari nabi dapat membawa kasus mereka kepada Tuhan, yang diyakini mendengar hinaan Asyur terhadap Allah yang hidup.
Latar belakang
Permohonan agar Yesaya Berdoa
Utusan-utusan Hizkia menyampaikan pesan raja yang ketakutan. Mereka mengakui bahwa hari itu adalah hari kesesakan dan penistaan, dan meminta Yesaya untuk menaikkan doa bagi sisa umat yang masih ada.
Di mana
Yerusalem
Di rumah Yesaya, mungkin di area istana atau dekat Bait Suci
Kapan
~701 SM
Kerajaan Yehuda, periode Raja Hizkia
Yang berbicara
Utusan Hizkia
Pejabat istana yang setia, pembawa pesan resmi
Kepada
Nabi Yesaya
Nabi Tuhan yang berani, penasihat rohani raja
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama · mendengar
mendengar dengan perhatian dan respons
חָרַף
charaph · menghina
menghina, mencela, menantang
תְּפִלָּה
tefillah · doa
doa, permohonan, perantaraan
Tiga kata ini menunjukkan bahwa doa adalah respons terhadap penghinaan: kita mendengar hinaan, tetapi kita membawanya kepada Allah dalam doa, bukan membalas dengan kekuatan sendiri.
Tahukah kamu
Rabsakih, Juru Bicara Asyur
Rabsakih bukan nama orang, melainkan gelar pejabat tinggi Asyur yang bertugas sebagai juru bicara atau panglima.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 19:4
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 19:4
✕ Sering dikira
Mengira hanya raja yang berdoa, padahal raja meminta nabi untuk berdoa.
✓ Yang sebenarnya
Hizkia mengutus pegawainya untuk meminta Yesaya berdoa, menunjukkan kerendahan hati dan pengakuan akan otoritas rohani nabi.
✕ Sering dikira
Menganggap 'Allahmu' berarti TUHAN bukan Allah Hizkia.
✓ Yang sebenarnya
Ungkapan 'TUHAN Allahmu' menunjukkan pengakuan utusan bahwa Yesaya memiliki hubungan pribadi dengan Allah, bukan berarti Allah itu asing.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 19:4
Jangan berhenti berdoa untuk diri sendiri dan orang lain, terutama yang sedang terancam. Doa adalah cara kita memohon campur tangan Tuhan atas situasi yang mustahil.
Tuhan, aku berdoa bagi semua yang sedang terdesak saat ini; biarlah doa kami sampai kepada-Mu dan Engkau bertindak. Amin.