Murka reda demi napas hidup
Yesaya 57:16
Damai bagi yang Hancur Hati
PerikopTUHAN Akan Menyelamatkan Umat-Nya · Yesaya 57:14-21 →“Sebab, Aku tidak akan menentang untuk selamanya, ataupun terus-menerus murka. Sebab, semangat itu akan semakin lesu di hadapan-Ku, dan juga napas kehidupan yang Aku ciptakan.”Yesaya 57:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab bukan untuk selama-lamanya Aku hendak berbantah, dan bukan untuk seterusnya Aku hendak murka, supaya semangat mereka jangan lemah lesu di hadapan-Ku, padahal Akulah yang membuat nafas kehidupan.”Yesaya 57:16 · TB
Terjemahan Baru
“Tidak untuk selamanya Aku mempersalahkan umat-Ku; tidak untuk seterusnya Aku marah, supaya mereka jangan patah semangat, padahal Akulah yang menghidupkan mereka.”Yesaya 57:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For I will not contend for ever, neither will I be always wroth: for the spirit should fail before me, and the souls which I have made.”Yesaya 57:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 57:16?
Tuhan tidak akan terus-menerus murka atau menentang manusia, karena Ia menyadari bahwa manusia itu lemah dan fana. Kemarahan-Nya adalah sarana untuk mendisiplinkan, bukan untuk menghancurkan. Jika marah-Nya berkepanjangan, semangat manusia akan padam, dan itu bukan kehendak-Nya.
Latar belakang
Allah membatasi murka-Nya
TUHAN menjelaskan bahwa murka-Nya tidak akan berlangsung selamanya. Alasannya, karena manusia itu lemah dan bergantung pada napas yang Ia ciptakan; jika murka terus berlanjut, semangat manusia akan padam.
Di mana
Yerusalem
Konteks penulisan Yesaya, kemungkinan di Yehuda
Kapan
~700 SM
Perjanjian Lama, Kitab Yesaya
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel yang kudus, panjang sabar
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan yang sedang dihukum
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רִיב
riv · menentang
bertengkar, menuntut, atau melawan
קָצַף
qatsaf · murka
marah, sangat tidak senang
עָטַף
ataf · lesu
menjadi lemah, kehilangan kekuatan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Allah menahan murka-Nya demi kelemahan manusia, yang digambarkan seperti napas yang mudah padam. Murka-Nya bukan untuk memusnahkan, tapi untuk memulihkan.
Tahukah kamu
Napas kehidupan
Frasa 'napas kehidupan' mengingatkan pada Kejadian 2:7, saat Allah menghembuskan napas ke dalam manusia pertama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 57:16
Mazmur 103:9
Murka terbatas
“Ia tidak selalu menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia menyimpan murka-Nya.”
Yesaya 54:7
Ditinggalkan sesaat
“Hanya sesaat Aku meninggalkan engkau, tetapi dengan kasih sayang yang besar Aku akan mengumpulkan engkau.”
Kejadian 6:3
Kesabaran Allah
“TUHAN berfirman: 'Roh-Ku tidak akan selama-lamanya menantang manusia...'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 57:16
✕ Sering dikira
Allah tidak pernah marah lagi setelah ayat ini.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini tidak menyatakan murka Allah hilang selamanya, tetapi bahwa murka-Nya tidak akan terus menerus tanpa batas.
✕ Sering dikira
Manusia memiliki kekuatan sendiri untuk bertahan di hadapan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menekankan betapa rapuhnya manusia; justru karena kelemahan kita, Allah membatasi murka-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 57:16
Kalau kita merasa Tuhan marah kepada kita, ingatlah bahwa murka-Nya tidak abadi. Tuhan itu panjang sabar dan penuh kasih setia. Ini memberi kita keberanian untuk bertobat dan kembali kepada-Nya, tanpa takut ditolak selamanya.
Terima kasih, Tuhan, karena Engkau tidak murka selamanya, tetapi menunggu kami untuk kembali. Amin.