Bangun dari Cawan Murka
Yesaya 51:17
Kebenaran yang Kekal
“Bangunlah! Bangunlah! Berdirilah, hai Yerusalem! Kamu telah meminum dari tangan TUHAN cawan murka-Nya. Kamu telah meminum sampai habis isi cawan yang memabukkan itu.”Yesaya 51:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Terjagalah, terjagalah, bangunlah, hai Yerusalem, hai engkau yang telah meminum dari tangan TUHAN isi piala kehangatan murka-Nya, engkau yang telah meminum, menghirup habis isi cangkir yang memusingkan!”Yesaya 51:17 · TB
Terjemahan Baru
“Bangunlah, hai Yerusalem, bangunlah! Hukuman yang dijatuhkan TUHAN karena kemarahan-Nya sudah kaujalani sampai habis.”Yesaya 51:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Awake, awake, stand up, O Jerusalem, which hast drunk at the hand of the LORD the cup of his fury; thou hast drunken the dregs of the cup of trembling, and wrung them out.”Yesaya 51:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 51:17?
Yerusalem dipanggil untuk bangun dan berdiri, karena telah meminum cawan murka Tuhan sampai habis. Ini adalah metafora penghukuman yang dahsyat, menggambarkan penderitaan yang luar biasa. Kata 'meminum sampai habis' berarti hukuman itu telah dilaksanakan sepenuhnya, dan ini adalah dasar untuk pemulihan yang akan datang.
Latar belakang
Yerusalem Telah Minum Murka
Yerusalem sedang mengalami hukuman Tuhan karena dosa-dosanya, digambarkan sebagai meminum cawan murka-Nya sampai habis. Tuhan memanggilnya untuk bangun dari keadaan mabuk dan putus asa, karena hukuman itu hampir berakhir.
Di mana
Yerusalem
Nubuat tentang kehancuran Yerusalem, tetapi juga harapan pemulihan
Kapan
~700 SM
Nabi-nabi awal, sebelum pembuangan
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, yang berfirman melalui nabi Yesaya
Kepada
Yerusalem
Kota yang menjadi pusat umat Tuhan, kini sedang menderita
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הִתְעוֹרְרִי
hit'or'ri · Bangunlah
bangun dari tidur, sadarlah, atau bangkit dari keadaan lesu.
קוּמִי
kumi · Berdirilah
berdiri tegak, bangkit dari posisi duduk atau berbaring.
כּוֹס
kos · cawan
cawan atau gelas, sering digunakan sebagai simbol bagian atau takdir seseorang.
Dua kata 'bangun' dan 'berdiri' menunjukkan tindakan yang tegas, sementara 'cawan' melambangkan hukuman yang telah mereka terima. Ini adalah panggilan untuk bangkit dari keterpurukan dan berdiri dengan harapan baru.
Tahukah kamu
Cawan Murka dalam Alkitab
Gambaran 'cawan murka' juga muncul dalam kitab Wahyu (14:10, 16:19), menunjukkan bahwa murka Tuhan adalah tema yang berulang, tetapi selalu ada janji pemulihan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 51:17
Mazmur 75:8
Cawan murka
“Sebab di tangan TUHAN ada cawan yang berbusa, penuh anggur campuran; ia menuang dari padanya, tetapi ampasnya harus diminum oleh semua orang fasik.”
Yesaya 51:22
Janji pemulihan
“Beginilah perkataan Tuhanmu, TUHAN, Allahmu, yang memperjuangkan perkara umat-Nya, 'Lihatlah, Aku telah mengambil dari tanganmu cawan yang memabukkan itu, cawan murka-Ku; kamu tidak akan meminumnya lagi.'”
Wahyu 18:6
Cawan pembalasan
“Balaslah kepadanya sama seperti ia juga membalas, dan perbuatlah dua kali lipat kepadanya menurut perbuatannya; campurkanlah baginya dua kali lipat dalam cawan yang dicampurkannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 51:17
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Tuhan marah kepada Yerusalem tanpa alasan dan tidak akan mengasihani mereka lagi.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah hukuman atas dosa, tetapi segera disusul dengan janji penghiburan dan pemulihan. Tuhan tidak meninggalkan umat-Nya selamanya.
✕ Sering dikira
Kita sebagai orang percaya tidak akan pernah menghadapi murka Tuhan karena kita 'anak Tuhan'.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun Kristus telah menanggung murka bagi kita, Allah masih mendisiplinkan anak-anak-Nya sebagai tanda kasih (Ibrani 12:5-11).
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 51:17
Ada kalanya kita mengalami 'murka' Tuhan—bisa berupa konsekuensi dosa atau ujian yang berat. Namun, cawan kemarahan tidak akan terus diminum; ada batasnya. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita dalam penderitaan tanpa tujuan. Ini adalah kesempatan untuk introspeksi dan bertobat, dan kemudian bangkit kembali.
Tuhan, terima kasih Engkau tidak membiarkan aku terus minum dari cawan penderitaan; pulihkanlah aku dan tegakkan kembali langkahku. Amin.