Meludahi, meninju, menampar — malam yang gelap
Matius 26:67
Malam Paling Berat dalam Sejarah
“Kemudian, mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya. Dan, yang lain menampar-Nya.”Matius 26:67 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia,”Matius 26:67 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu mereka meludahi muka Yesus, dan memukul Dia. Ada juga yang menampar Dia”Matius 26:67 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah itu ada dari antara mereka yang meludahi wajah Yesus dan menampar-Nya. Mereka menutup mata-Nya dengan sepotong kain. Dan sambil memukuli Dia, mereka berkata, “Hai Kristus! Kalau kamu memang nabi, coba tebak siapa nama orang yang tadi memukulmu?!””Matius 26:67 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then did they spit in his face, and buffeted him; and others smote him with the palms of their hands,”Matius 26:67 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 26:67?
Yesus diludahi, ditinju, dan ditampar oleh para pemimpin agama sebagai bentuk penghinaan dan kekerasan fisik setelah Dia menyatakan diri sebagai Mesias dan Anak Allah.
Latar belakang
Kekerasan yang melampaui batas hukum
Setelah vonis, para pemimpin dan pengawal menyerang Yesus secara fisik. Ini bukan hukuman yang sah — bahkan hukuman yang sah (cambukan) belum dijatuhkan. Ini adalah ledakan kebencian dan kemenangan kolektif yang melampaui prosedur hukum. Mereka tidak lagi berpikir sebagai hakim tapi sebagai massa.
Kapan
~30 M
Pekan Sengsara — Kamis dini hari
Yang berbicara
Para pemimpin Yahudi dan pengawal
yang melepaskan kekerasan fisik setelah vonis dijatuhkan
Kepada
Yesus
yang menerima semua ini tanpa membalas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐνέπτυσαν
eneptisan · meludahi
Meludahi langsung di muka — penghinaan kosmis kepada orang yang diklaim sebagai Allah
ἐκολάφισαν
ekolaphisan · meninju
Memukul dengan kepalan tangan — kekerasan fisik yang intens
ἐράπισαν
erapisan · menampar
Menampar dengan telapak atau tongkat — jenis pukulan yang berbeda, banyak orang bergantian
Tiga kata kekerasan yang berbeda dalam satu ayat: 'eneptisan' (meludah), 'ekolaphisan' (meninju), 'erapisan' (menampar). Bukan satu tindakan tapi serangkaian kekerasan yang beragam — menunjukkan banyak orang terlibat dan tidak ada yang menghentikan.
Tahukah kamu
Meludah di muka adalah penghinaan tertinggi
Dalam budaya Yahudi dan Timur Tengah, meludahi wajah seseorang adalah penghinaan yang paling mendalam yang bisa dilakukan — jauh lebih buruk dari pukulan fisik. Bilangan 12:14 dan Ulangan 25:9 menyebut meludah di muka sebagai simbol penolakan total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 26:67
Yesaya 50:6
nubuat Hamba yang menerima ludah dan pukulan
“Aku membiarkan punggungku dipukul dan pipiku dicakar; aku tidak menyembunyikan mukaku dari cercaan dan ludah.”
Bilangan 12:14
meludahi muka sebagai penghinaan terdalam
“Andaikata ayahnya sendiri meludahi mukanya, tidakkah ia akan berkabung tujuh hari?”
1 Petrus 2:23
respons Yesus terhadap kekerasan ini
“Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 26:67
✕ Sering dikira
Hanya pengawal yang memukuli Yesus, bukan para pemimpin Yahudi sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Matius menyebut 'mereka' (hoi... oi de) tanpa membedakan pemimpin dan pengawal — keduanya terlibat dalam kekerasan ini.
✕ Sering dikira
Kekerasan ini adalah hukuman yang sah sebagai bagian dari proses peradilan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kekerasan yang melampaui prosedur hukum — pukulan dilakukan sebelum hukuman apapun secara formal dijatuhkan dan dieksekusi oleh pejabat yang berwenang.
Renungan
Renungan Singkat Matius 26:67
Saat kita diejek atau diremehkan karena iman, ingatlah bahwa Yesus juga mengalami perlakuan yang jauh lebih buruk. Kita bisa tetap tenang dan percaya bahwa Allah melihat segala sesuatu.
Tuhan, berikan aku ketabahan saat menghadapi ejekan karena imanku, dan ingatkan aku bahwa Engkau telah menanggung semuanya lebih dahulu. Amin.