Murka TUHAN menyala atas umat-Nya

Yesaya 5:25

Nyanyian tentang Kebun Anggur dan Celaka atas Dosa

Sebab itu, murka TUHAN menyala terhadap umat-Nya. Dia telah mengangkat tangan-Nya melawan mereka dan memukul mereka. Gunung-gunung bergetar, mayat-mayat mereka bergelimpangan seperti sampah di tengah jalan. Bahkan, setelah semuanya itu, murka-Nya belumlah surut; tangan-Nya masih tetap terangkat.

Yesaya 5:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 5:25?

Ayat ini menunjukkan bagaimana murka Tuhan menyala terhadap umat-Nya karena mereka menolak hukum-Nya dan menghina firman-Nya. Tuhan menghukum mereka dengan membiarkan mereka mengalami malapetaka, bahkan gunung-gunung gempa dan mayat-mayat bergelimpangan. Namun, murka Tuhan belum surut; tangan-Nya masih teracung untuk menghukum lebih lanjut.

Latar belakang

Murka yang belum reda

Yesaya menggambarkan murka TUHAN yang menyala atas umat-Nya karena dosa. Ia memukul mereka, gunung-gunung bergetar, dan mayat-mayat bergelimpangan, namun murka-Nya belum surut dan tangan-Nya tetap terangkat.

Di mana

Yerusalem

Dalam penglihatan/ucapan nubuat

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pekabaran celaka pasal 5
Panggilan Yesaya (pasal 6)
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~740 SM

U

Kepada

Umat Israel

Orang Yehuda dan Yerusalem

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַף

af · murka

Hidung yang menyala-nyala, melambangkan kemarahan yang membara.

חָרָה

charah · menyala

Menjadi panas, terbakar; kemarahan yang menyala-nyala.

נָטוּיָה

netuyah · terangkat

Terentang, terulur; tangan yang siap memukul.

Kata-kata ini menekankan intensitas murka ilahi yang membara dan belum berhenti, menunjukkan keseriusan dosa Israel.

Tahukah kamu

Tangan yang terangkat

Ungkapan 'tangan-Nya tetap terangkat' sering digunakan Yesaya untuk menunjukkan bahwa hukuman belum selesai, sebuah gambaran yang muncul beberapa kali dalam pasal 9 dan 10.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 5:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 5:25

✕  Sering dikira

Mengira murka TUHAN habis setelah pukulan pertama.

✓  Yang sebenarnya

Teks menegaskan murka belum surut dan tangan masih terangkat, menandakan hukuman berlanjut.

✕  Sering dikira

Menganggap 'tangan terangkat' berarti berkat atau pertolongan.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, tangan terangkat adalah untuk menghukum, bukan memberkati.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 5:25

Kita perlu serius memperhatikan firman Tuhan dan tidak meremehkan peringatan-Nya. Ketika kita hidup dalam dosa, Tuhan dapat memakai berbagai cara untuk menegur kita. Marilah kita rendah hati untuk belajar dari teguran-Nya sebelum terlambat.

Tuhan, ampunilah kami karena sering mengabaikan firman-Mu; mampukan kami untuk hidup taat dan takut akan Engkau. Amin.