Api pembakaran kejahatan

Yesaya 5:24

Nyanyian tentang kebun anggur

Karena itu, seperti api kecil melalap jerami, dan seperti rumput kering habis dalam nyala api, demikian pula akar-akar mereka akan menjadi seperti barang busuk, dan bunga-bunga mereka beterbangan seperti debu, karena mereka telah menolak hukum TUHAN semesta alam dan telah menghina firman Yang Mahasuci dari Israel.

Yesaya 5:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 5:24?

Ayat ini menjelaskan akibat dari penolakan terhadap hukum dan firman Tuhan: mereka akan binasa seperti jerami dan rumput kering yang habis dimakan api. Akar mereka menjadi busuk dan bunga mereka beterbangan, melambangkan kehancuran total dan hilangnya berkat.

Latar belakang

Akibat menolak hukum Tuhan

Yesaya menyamakan orang jahat dengan jerami dan rumput kering yang akan habis dimakan api. Karena mereka menolak hukum TUHAN dan menghina firman-Nya, mereka akan binasa.

Di mana

Yerusalem

Di dekat Bait Suci

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Peringatan kepada pemimpin
Murka Allah menyala
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~740-680 SM

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Orang-orang yang hidup dalam dosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קַשׁ

qash · jerami

jerami, sekam yang mudah terbakar

תּוֹרָה

torah · hukum

pengajaran, hukum, instruksi Allah

נָאַץ

na'ats · menghina

menghina, menolak dengan hina

Torah bukan sekadar aturan, tetapi pengajaran hidup; menolaknya berarti menghina Allah sendiri, bukan hanya melanggar peraturan.

Tahukah kamu

Api dalam pertanian kuno

Jerami dan rumput kering mudah terbakar, digunakan untuk membersihkan ladang. Ini gambaran yang cepat dan total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 5:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 5:24

✕  Sering dikira

Api ini hanya untuk orang fasik di masa depan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah peringatan langsung kepada Yehuda saat itu.

✕  Sering dikira

Menolak hukum berarti hanya tidak taat aturan.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah penghinaan terhadap Allah, bukan sekadar pelanggaran.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 5:24

Firman Tuhan adalah sumber kehidupan dan berkat. Mengabaikan atau menolaknya berarti memilih kehancuran. Mari kita serius dalam membaca dan melakukan firman-Nya, karena itu menentukan masa depan kita.

Ya Tuhan, tanamkan dalam hatiku kecintaan pada firman-Mu dan kerinduan untuk menaatinya, supaya hidupku berakar kuat dan berbuah bagi kemuliaan-Mu. Amin.