Suap dan ketidakadilan

Yesaya 5:23

Nyanyian tentang kebun anggur

yang membenarkan orang fasik karena suap dan membuang hak-hak orang yang benar.

Yesaya 5:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 5:23?

Ayat ini mengecam mereka yang membenarkan orang fasik karena suap dan merampas hak-hak orang benar. Ini menunjukkan korupsi dalam sistem hukum dan ketidakadilan yang merajalela di masyarakat.

Latar belakang

Membenarkan yang fasik

Yesaya mengecam para pemimpin yang membenarkan orang fasik karena menerima suap, dan menolak hak orang benar. Mereka menggunakan kekuasaan untuk keuntungan pribadi.

Di mana

Yerusalem

Pengadilan atau tempat persidangan

Kapan

~735 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pesta pora pemimpin
Hukuman Allah
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~740-680 SM

P

Kepada

Para hakim dan pejabat

Mereka yang menerima suap dan memutarbalikkan hukum

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָדַק

tsadaq · membenarkan

menyatakan benar, membenarkan

שֹׁחַד

shochad · suap

hadiah, suap, sogokan

צֶדֶק

tsedeq · hak

keadilan, kebenaran

Kata 'membenarkan' dan 'hak' berasal dari akar yang sama (ts-d-q), sehingga tindakan membenarkan orang fasik melawan keadilan itu sendiri.

Tahukah kamu

Suap dalam hukum Taurat

Hukum Taurat melarang suap karena membutakan mata para hakim (Kel. 23:8), tetapi para pemimpin Yehuda justru melanggarnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 5:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 5:23

✕  Sering dikira

Suap hanya berupa uang.

✓  Yang sebenarnya

Suap bisa berupa barang, jabatan, atau bantuan.

✕  Sering dikira

Hak orang benar bisa dibeli dengan suap.

✓  Yang sebenarnya

Keadilan Allah tidak bisa dibeli; suap hanya merusak.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 5:23

Kita dipanggil untuk hidup adil dan tidak memihak, tidak menerima suap atau memanipulasi keadilan demi keuntungan pribadi. Berani membela kebenaran dan hak-hak orang yang tidak bersalah adalah wujud kasih kita kepada Tuhan.

Tuhan, berikan aku keberanian untuk menegakkan keadilan dan membela yang benar, meskipun menghadapi tekanan atau godaan untuk berlaku curang. Amin.