Kebijaksanaan Palsu
Yesaya 5:21
Nyanyian tentang Kebun Anggur dan Celakanya Bangsa
“Celakalah mereka yang bijaksana menurut mata mereka sendiri, yang pintar menurut pandangan mereka sendiri.”Yesaya 5:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Celakalah mereka yang memandang dirinya bijaksana, yang menganggap dirinya pintar!”Yesaya 5:21 · TB
Terjemahan Baru
“Celakalah kamu yang menganggap diri bijaksana dan sangat pintar!”Yesaya 5:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Woe unto them that are wise in their own eyes, and prudent in their own sight!”Yesaya 5:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 5:21?
Ayat ini mengecam mereka yang menganggap diri mereka bijak dan pintar berdasarkan standar mereka sendiri, tanpa mau belajar dari Tuhan. Ini adalah sombong rohani yang mengandalkan akal sendiri dan menolak hikmat ilahi.
Latar belakang
Sombong dengan Akal Sendiri
Yesaya mengecam orang yang merasa bijaksana dan pintar dalam pandangan mereka sendiri. Mereka menolak nasihat Allah dan mengandalkan pemikiran mereka, yang sebenarnya bodoh. Ini tentang kesombongan intelektual.
Di mana
Yerusalem
Konteks retoris, mungkin saat khotbah di bait suci
Kapan
~740 SM
Periode monarki
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang melayani di Yehuda selama 40+ tahun.
Kepada
Orang-orang Yehuda
Mereka yang mengandalkan akal sendiri.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָכָם
chakam · bijaksana
cerdas atau bijak dalam pengertian positif
בִּין
bin · pintar
memahami atau cerdas
עַיִן
ayin · pandangan
mata atau persepsi
Kebijaksanaan sejati berasal dari Tuhan, bukan dari penilaian sendiri. Frasa ini ironis karena mereka mengaku bijak namun tidak mengenal Allah.
Tahukah kamu
Mata Sendiri
Frasa 'di mata mereka sendiri' menunjukkan penilaian subjektif yang tidak sesuai dengan penilaian Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 5:21
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 5:21
✕ Sering dikira
Mengira ini melarang belajar atau berpikir.
✓ Yang sebenarnya
Ini mengecam kesombongan dan tidak mau diajar Tuhan.
✕ Sering dikira
Mengira kebijaksanaan manusia sama dengan hikmat Allah.
✓ Yang sebenarnya
Hikmat sejati dimulai dari takut akan Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 5:21
Kita sering merasa paling tahu dan mengandalkan logika sendiri. Ingatlah bahwa hikmat sejati datang dari Tuhan; mari kita rendah hati untuk mau diajar dan dikoreksi oleh Firman-Nya.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan intelektual; berikan aku hati yang rendah hati untuk selalu belajar dan bergantung pada hikmat-Mu. Amin.