Kesombongan Babel di Atas Takhta
Yesaya 47:7
Kejatuhan Babel yang Sombong
“Akan tetapi, kamu berkata, “Aku akan menjadi ratu selama-lamanya,” sehingga kamu tidak menaruh hal-hal ini di dalam hatimu ataupun mengingat akhir dari semua itu.”Yesaya 47:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Katamu tadinya: "Untuk selama- lamanya aku tetap menjadi ratu!" sedang engkau tidak menyadari dan tidak memikirkan kesudahan semuanya itu.”Yesaya 47:7 · TB
Terjemahan Baru
“Engkau menyangka akan menjadi ratu selama-lamanya, dan tidak menyadari atau memikirkan kesudahannya.”Yesaya 47:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And thou saidst, I shall be a lady for ever: so that thou didst not lay these things to thy heart, neither didst remember the latter end of it.”Yesaya 47:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 47:7?
Ayat ini menegur Babel karena kesombongannya, yang mengira dirinya akan menjadi ratu selamanya dan tidak memikirkan akibat dari tindakannya. Ini mengingatkan bahwa kekuasaan dan kesenangan duniawi tidak abadi, dan cepat atau lambat akan berakhir.
Latar belakang
Babel Mengaku Abadi
Babel telah menjadi alat murka Tuhan untuk menghukum umat-Nya, tetapi mereka menjadi sombong dan kejam. Mereka berkata akan menjadi ratu selamanya, tidak menyadari bahwa kejatuhan mereka sudah dekat.
Di mana
Babel
Dalam penglihatan nubuat
Kapan
~700 SM
Zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, berbicara melalui nabi
Kepada
Putri Babel
Personifikasi kota Babel, pusat kemewahan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מַלְכָּה
malkah · ratu
ratu, wanita yang memerintah
לְעוֹלָם
le'olam · selamanya
untuk selama-lamanya, tanpa akhir
זָכַר
zakhar · mengingat
mengingat, memperhatikan, mempertimbangkan
Kata 'ratu selamanya' menunjukkan klaim keabadian yang sok, sementara 'mengingat' menekankan bahwa Babel gagal merenungkan akibat dari tindakannya. Ini pelajaran tentang bahaya kesombongan yang melupakan Tuhan.
Tahukah kamu
Ratu yang Tidak Pernah Turun Takhta
Dalam sejarah, Babel memang pernah jatuh secara tiba-tiba ke tangan Persia pada tahun 539 SM, di tengah pesta pora, sesuai dengan nubuat ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 47:7
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 47:7
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang Babel kuno, tidak relevan bagi kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini peringatan abadi tentang bahaya kesombongan dan melupakan Tuhan.
✕ Sering dikira
Babel tidak bermaksud jahat, hanya ingin aman.
✓ Yang sebenarnya
Babel dengan sengaja menindas dan mengklaim kemandirian total dari Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 47:7
Jangan pernah merasa begitu aman sehingga lupa bahwa hidup ini sementara. Tetaplah rendah hati dan sadar bahwa setiap berkat bisa hilang, jadi gunakanlah dengan bijak dan syukur.
Tuhan, kiranya aku tidak pernah sombong dengan posisi atau pencapaianku, dan selalu mengingat bahwa segala sesuatu berasal dari-Mu. Amin.